Diduga Karena Serangan Hipotermia

0 16

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

POSO, MERCUSUAR – Penyebab tenggelamnya Raymon Hidayat (21) pemuda asal Desa Porame, Kecamatan Kinovaro, Sigi di Danau Kalimpa’a (Danau Tambing) Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso pada Minggu (24/6/2018) siang, diduga karena mengalami Hipotermia atau suhu badan mendadak menurun drastis.

Indira, teman korban yang kala itu berada tidak jauh dari korban menceritakan, sebelum peristiwa itu dia dan korban tengah asyik bermain diatas rakit masing-masing. Kemudian korban mengayuh rakitnya agak ke tengah danau.

Tiba-tiba korban tercebur ke danau, lalu berupaya naik kembali ke atas rakit. Namun Indira yang saat itu berada di rakit lain yang tidak terlalu jauh dengan korban melihat tubuh Raymon menggigil kencang dan berupaya untuk dapat menaikan seluruh tubuhnya ke atas rakit tersebut.

“Kejadian itu cepat sekali, saya lihat dia (Raymon) sudah berada dipinggir rakit tapi sebagian badannya masih di air dan gemetar kencang sekali, tidak lama langsung tenggelam. Saya langsung berteriak minta tolong sama teman-teman di pinggir,” ujarnya.

Dia menyebutkan bahwa ada beberapa teman langsung berlari ke danau untuk menolong korban. Bahkan ada yang mencoba menyelam hingga kedalaman kira-kira empat meter, namun tubuh korban sudah tidak ditemukan lagi.

Koordinator Rescue Kantor SAR Palu Dirman mengatakan pihaknya telah menurunkan sedikitnya 10 orang ‘rescue’ untuk berupaya mencari korban dengan berbagai upaya, tentunya sesuai SOP pencarian korban.

Ditanya soal upaya penyelaman, Iaia mengatakan upaya itu bisa dilakukan namun harus melihat suhu dan kondisi air danau. Sebab kondisi air danau sangat keruh dan berlumpur, sehingga menyulitkan anggota untuk melakukan pencarian di dalam air.

Hingga Senin (25/6/2018) siang, tim SAR bersama TNI/Polri, warga serta sejumlah relawan dari anak-anak pencinta alam masih melakukan pencarian terhadap korban.

Informasi diperoleh, korban sedang berwisata bersama rekan-rekannya di Danau Tambing sejak Jumat (22/6/2018).

Ada yang mengatakan bahwa korban selama menginap (camping) tidak pernah terlihat tidur. Bahkan ketika teman-temannya akan pulang, korban masih memilih bertahan untuk menginap beberapa hari lagi di tempat itu hingga akhirnya musibah itu menimpa Raymon pada Minggu (24/6/2018) sekira pukul 14.10 Wita. AMR

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish