2 Anggota Polsek Sirenja Tertembak di Leher dan Kepala

0 9

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

PALU,  MERCUSUAR – Dua anggota Polsek Sirenja, Kabupaten Donggala tertembak di bagian kepala dan leher, Jumat (8/11/2019). Tertembaknya dua polisi itu diduga  berawal dari keduanya memeriksa inventaris senjata milik Polsek Sirenja.

Dua personel terkena tembak bernama Aipda Purwanto yang menjabat sebagai Ps Kanit Sabhara Polsek Sirenja dan Aipda Nabud Salama sebagai KSPKT 1 Polsek Sirenja. Saat itu, Aiptu Purwanto sedang membersihkan senjata api jenis SS1 V2, namun diduga tanpa sengaja peluru keluar dari senjata  dan mengenai bagian kepala Aiptu Nabud.

Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto mengatakan, kedua personel yang terkena tembak adalah anggota Polsek Sirenja. Saat ini keduanya  masih di rawat di Rumah Sakit Bhayangkara Palu.

“Masih dirawat semuanya, masih diobservasi dulu, apakah dirujuk atau tidak,”kata Kapolda usai menjenguk korban.

Menurutnya, kasus tertembaknya anggota Polsek Sirenja masih didalami. Belum diketahui pasti penyebab tertembaknya kedua anggota tersebut.

“Masih kami dalami lagi kasusnya,”ungkapnya.

Informasi yang dihimpun wartawan Mercusuar, usai apel dan  olah raga pagi, Aiptu Purwanto melakukan pemeriksaan rutin terhadap kebersihan barang inventaris milik Polsek Sirenja. Pada saat melakukan pembersihan senjata api laras panjang jenis SS1 V2, seketika terjadi ledakan yang diduga dari senjata api laras panjang tersebut. Akibatnya mengenai Aipda Nabud Salama yang saat itu mendampingi pemeriksaan. Peluru mengenai bagian kepalanya.

Melihat kejadian itu,  pelaku menjadi ketakutan dan diduga langsung melakukan penembakan untuk bunuh diri dengan gunakan senpi pendek dan mengenai lehernya.

Sementara itu satu dari dua polisi yang menjadi korban tembak di Polsek Sirenja dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Palu pada Jumat sore setelah sebelumnya dirawat di RS Bhayangkara. Namun, belum diketahui pasti identitas polisi tersebut.
Pantauan di RS Bhayangkara tampak seorang polisi ini dirujuk dengan menggunakan ambulance milik rumah sakit Polda Sulteng itu.
Polisi tersebut tampak menggunakan alat bantu pernafasan dan sejumlah alat lain yang melekat ditubuhnya.IKI

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish