Ahmad Ali: Isu Pemekaran Tompe Lore Jangan Dieksploitasi

0 83

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

POSO, MERCUSUAR – Calon anggota DPR RI nomor urut 1 Partai Nesdem Periode 2019-2024, Ahmad M Ali meminta agar isu pemekaran Tampo Lore tidak dieksploitasi untuk kepentingan politik jelang pemilu 2019. Hal itu disampaikan  saat kampanye terbatas di Desa Wasa, Kecamatan Lore Utara, Poso, Senin (18/2/2019).

Isu pemekaran mengemuka saat sesi dialog dibuka.  

Salah seorang warga mengatakan bahwa pemekaran Kabupaten Tampo Lore tidak bisa dibendung lagi. Sebab hampir seluruh masyarakat di wilayah Tampo Lore menginginkan pemekaran sebagai solusi atas seluruh masalah pembangunan di daerah itu.

“Mewakili masyarakat, saya meminta komitmen pak Ahmad M Ali untuk mendukung perjuangan ini,” pintanya disambut tepuk tangan seluruh peserta.

WilayaH Tampo Lore adalah wilayah di Kabupaten Poso, meliputi Kecamatan Lore Utara, Lore Timur, Lore Piore, Lore Tengah, Lore Selatan dan Kecamatan Lore Barat. Wilayah tersebut bersebelahan langsung dengan Kawasan Konservasi Taman Nasional Lore Lindu.

Menjawab masalah itu, Ahmad M Ali menyebut bahwa pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) adalah keharusan sejarah, termasuk wilayah Tampo Lore.

“Jadi, jika ada Caleg atau Politisi yang mengaku akan memperjuangan pemekaran daerah ini, saya pastikan itu tidak benar,” tegasnya.

Ketua Fraksi Nasdem DPR RI itu menyebut bahwa hingga saat ini pemerintah pusat masih melakukan moratorium pemekaran DOB dan akan dibuka kembali pada tahun 2020. 

Olehnya itu, ia meminta kepada masyarakat khususnya panitia pemekaran untuk menyiapkan seluruh persyaratan yang diperlukan, hingga begitu kran pemekaran dibuka semua persyaratan telah tersedia. “Saya pastikan, jika kran moratorium dibuka kembali, saya akan membantu mewujudkan harapan masyarakat Tampo Lore untuk bersama-sama mewujudkan Daerah Otonomi Baru dengan kapasitas yang saya miliki,” urainya. 

Dia juga meminta masyarakat dan seluruh kader partai Nasdem Tampo Lore untuk menyatukan kekuatan politik memenangkan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan partai Nasdem pada pemilu 17 April 2019 mendatang.

Kampanye terbatas yang berlangsung di Balai Pertemuan Desa Wasa itu, berlangsung tertib dan dipantau langsung dari Badan Pengawas Pemilu. TIN/*

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish