Berburu Takjil Hingga Macetkan Jalan

0 9

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

PALU-MERCUSUAR Ada yang selalu menjadi suguhan di bulan puasa, jualan takjil (makanan berbuka puasa, red) yang berjejeran di tepian jalan, penjual musiman, pun menjajakan makanan ringan yang menggoda selera, menemani buka puasa.

Di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, di sekitaran ruas jalan RE Martadinata hingga ke Patung Kuda, Citra Land, jalanan dipenuhi para pemburu takjil, yang sempat memacetkan jalan, mulai dari iring-iringan kendaraan yang bergerak pelan di tengah jalan, sambil melirik jejeran penjual takjil, ataupun mereka yang sengaja memarkir kendaraannya, hingga ke tepi jalan.

“Disini memang banyak penjual kue berbuka puasa, bahkan makanan jadi, untuk santapan makanan berat, usai berbuka. Karena disini, banyak mahasiswa yang berdomisili di sekitaran kampus, kebanyakan mereka suka yang praktis,” urai Mama Nela, salah satu penjual di dekat pertigaan Kampus Untad.

Katanya lagi, jualan yang dibuatnya, terkadang tidak cukup, baru pukul 16.30 saja, kadang jualannya sudah habis, dan pastinya dipenuhi mahasiswa, yang memarkir kendaraannya tidak teratur, karena khawatir tidak dapat jatah jualan Mama Nela.

Setiap bulan puasa, pastilah ramai di sekitaran jalan tersebut, bahkan katanya lagi, tahun lalu, dia berjualan di pertigaan Jalan Pendidikan dan jalan RE Martadinata, disitu macet total, karena selain pertigaan, ada juga penjual takjil yang berjejeran di sekitaran pertigaan, kendaraan yang datang parkir, juga tidak teratur, begitu juga dengan kendaraan yang lewat, beragam jenis ukurannya.

Saat ini, titik kemacetan yang berawal dari kesemrawutan lalu liat, justru bertambah lagi, menjadi tiga titik, yakni di depan pertigaan kampus, kemudian pertigaan jalan Pendidikan dan di pertigaan depan swalayan, hal itu terjadi, karena jumlah penjual bertambah, dan juga pembelinya kebanyakan dari mahasiswa, yang setiap tahunnya tentu juga bertambah.

“Kami disini, cukup tenang, saat berbuka puasa, tidak perlu lagi memasak, apalagi kalau capek dari kampus, cukup keluar dan sudah banyak penjual kue,” urai Mariani, yang kebetulan tengah berburu takjol dengan rekan sekamarnya, beberapa jam sebelum azan mabgrib berkumandang. (NDA)

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish