BKKBN Sulteng Tingkatkan Kapasitas SDM Kehumasan

  • Whatsapp
BKKBN Sulteng

TATURA UTARA, MERCUSUAR- BKKBN Perwakilan Sulawesi Tengah menggelar kegiatan pengembangan sumber daya Manusia (SDM) kehumasan, Selasa (18/6/2019). Kegiatan itu dilaksanakan dengan tujuan profesionalisme, maka government public relation (gpr) sebagai ujung tombak pengelolaan informasi dapat ditingkatkan kualitas dan efektifitasnya, salah satunya melalui peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM kehumasan di institusi itu.

Plt.Kepala BKKBN Perwakilan Sulteng, Tenny C Soriton, S.sos.MM menyampaikan, dalam sambutannya, humas atau PR (Public Relation) adalah seni  dan gabungan dari disiplin ilmu manajemen, komunikasi, psikologi, sosial dan marketing, untuk membentuk agar perusahaan atau lembaga, nama dan produknya menjadi disukai dan dapat dipercaya oleh publiknya.

Sedangkan, di lembaga pemerintah, dikenal humas pemerintah atau government public relations (GPR), yaitu lembaga humas atau praktisi humas pemerintah yang melakukan fungsi manajemen dalam bidang informasi dan komunikasi yang persuasif, efektif, dan efisien untuk menciptakan hubungan yang harmonis dengan publiknya melalui berbagai sarana kehumasan dalam rangka menciptakan citra dan reputasi yang positif instansi pemerintah.

“Tata kelola fungsi kehumasan sangat penting dan menjadi kebutuhan dalam sebuah organisasi atau Lembaga,” ujarnya.

Di BKKBN sendiri, kata Tenny, pada dasarnya, memiliki tugas utama yaitu melaksanakan fungsi kehumasan (advokasi, komunikasi, informasi, dan edukasi) dengan tujuan membentuk citra positif bkkbn, membangun  dan mengembangkan jejaring kemitraan, dan membangun kepercayaan sesuai visi bkkbn, yaitu menjadi lembaga yang handal dan dipercaya dalam mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas.

Sementara, Konsultan Komunikasi Publik, Yunus Patriawan Noya dalam materinya mengatakan, semestinya seluruh pegawai BKKBN mampu atau berfungsi sebagai seorang humas, karena memang pada dasarnya BKKBN menganut paham seluruh pegawai adalah seorang PR atau humas.

“Siapapun, jika dia seorang pegawai BKKBN, maka diharapkan harus mampu menjadi humas, karena kerja-kerja kita berangkat dari konsep bagaimana memasarkan produk BKKBN itu sendiri,” ujarnya.

Kegaiatan pengembangan SDN Kehumasan itu dilanjutkan, dengan penandatangan pakta integritas yang berlangsung di kantor BKKBN Sulteng. AMR

 

Baca Juga