Bupati Dorong Pengelompokan Bidang IKA

  • Whatsapp

SIGI, MERCUSUAR – Ikatan Alumni (IKA) Universitas Tadulako (Untad) didorong pengelompokan ikatan alumni seperti IKA Birokrasi, Legislatif, Akademisi, Pengusaha dan Guru, semua bidang tersebut dibawah naungan IKA Untad.

Demikian dikatakan, Bupati Sigi Moh Irwan Lapatta, saat menghadiri dialog publik yang dilaksanakan oleh pengurus pusat Ikatan Alumni (IKA) Universitas Tadulako (Untad), Selasa (3/4/2018).

Berita Terkait

Katanya, kegiatan seperti ini jangan hanya dilaksanakan dalam bentuk seremonial saja, tapi dilaksanakan dalam bentuk tindakan, ada konsep dan gagasan yang betul-betul langsung menyentuh dalam sebuah tindakan.

Pilihan Redaksi :  Sigi Terima Bantuan 126 Huntap

“Setelah kegiatan ini IKA mau dibawa kemana lagi, saat ini IKA sudah bagus karena hampir semua di daerah rata-rata mulai dari kalangan birokrasi, pengusaha,  legislatif dan akademisi merupakan alumni IKA Untad,” jelasnya.

Kata Bupati, hampir semua di kabupaten/kota bahkan provinsi, untuk aparatur di provinsi, sumbangsih IKA sungguh luar biasa, khususnya di Kabupaten Sigi luar biasa. Ini tinggal dipadukan artinya alumni ini kita buat dalam peta IKA Birokrasi yakni Bupati atau pejabat, IKA Legislatif dan IKA Pengusaha, IKA AKademisi dan IKA Guru.

Akademisi dan Dosen ini, menjadi konsep litbang mereka dalam menyusun kajian-kajian akdemisi, seperti Pemerintah Kabupaten/Kota, yang disesuaikan dengan wilayahnya seperti Sigi cocok pertanian, pertanian apa yang dikembangkan bagaimana yang harus dilakukan, apa yang harus dibuat, namun kajiannya dari IKA Akademisi dan Dosen.

Pilihan Redaksi :  Disdikbud Palu Dorong Seluruh Guru Divaksin

Sebagai Bupati (Birokrasi) dirinya menyampaikan gagasan dari daerah yang pimpinnya, hal ini harus dilakukan, karena ini, dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang sangat kecil dan terbatas, sehingga kita tidak mampu menyelesaikan kemiskinan sekaligus, tapi kita gunakan strategi berupa kebijakan program misalnya percepatan infrastruktur, penguatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pemberian bantuan yang sifatnya tidak hanya seremonial tapi betul-betul dikelola yang mempunyai nilai ekonomi seperti bantuan ternak, mereka pelihara hingga berkembang dan hasilnya untuk mereka sendiri.AJI

Baca Juga