Camat dan Kades Diimbau Sukseskan

SENSUS PENDUDUK 2020

0 37

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

SIGI, MERCUSUAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi mengimbau kepada Camat dan Kepala Desa (Kades), serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat Sigi untuk mendukung dan menyukseskan Sensus Penduduk (SP) Tahun 2020.

Hal itu dikatakan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sigi, Muh Basir Lainga saat membacakan sambutan Bupati Sigi pada rapat koordinasi (Rakor) SP2020 di Aula Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Sigi, Selasa (11/2/2020).

Dijalaskannya, SP bertujuan untuk mewujudkan satu data kependudukan Indonesia khususnya di Kabupaten Sigi, dengan menggunakan data kombinasi dan memanfaatkan data registrasi penduduk, serta untuk memberikan data yang akurat dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

“Kegiatan SP2020 ini sangat penting, oleh karenanya peran serta kita semua merupakan kunci suksesnya SP2020 di Kabupaten Sigi,” tandasnya.

Hasil dari SP2020, akan dijadikan dasar perumusan kebijakan pemerintah untuk perencanaan pembangunan.

Dengan mengetahui jumlah penduduk suatu wilayah berdasarkan jenis kelamin, kelompok umur, pendidikan yang ditamatkan, katanya, maka pemerintah, baik pusat maupun daerah bisa memperoleh gambaran tentang kebutuhan suatu wilayah. “Demi suksesnya SP 2020 di Kabupaten Sigi, maka OPD, Camat, Kades dan masyarakat dapat memberikan data dengan benar dan akurat, serta tidak mempersulit petugas sensus saat melakukan pendataan nanti,” imbaunya.

Kepala BPS Sigi, Jefrie Wahido pada wartawan media ini mengatakan SP2020 dalam pelaksanaannya ada dua macam cara, yakni SP secara online dan wawancara.

Untuk SP secara online waktunya mulai tanggal 15 Februari-31 Maret 2020, Sedangkan SP wawancara dimulai 1-31 Juli 2020.

“Mari bersama mencatat Indonesia dan mencatat Sigi,” tuturnya. 

Dijelaskannya, SP secara online masyarakat akan mengisi datanya secara mandiri melalui link, sensus.bps.go.id. Jika masyarakat tidak bisa mengisi datanya secara online, maka masyarakat dapat mengisi datanya pada saat SP wawancara atau pencacahan lapangan secara door to door oleh petugas sensus BPS. “Oleh karenanya, dalam SP2020 ini masyarakat harus dapat memberikan datanya dengan benar, sehingga akan membantu petugas sensus dalam melaksanakan tugasnya,” kata Jefrie.AJI

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish