Damkar Palu Terima Bantuan Mobil Rescue

  • Whatsapp
Damkar

TANAMODINDI, MERCUSUAR – Pemerintah Kota Palu, mendapatkan bantuan hibah berupa satu unit kendaraan rescue dari Japan Firefighter Association atau Nihon Shoba Kyokai yang difaselitasi Dirjen Bina Adwil Kementrian Dalam Negeri RI dengan nilai Rp1.289.611 untuk Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu yang penyerahanya oleh Wali Kota Palu, Hidayat.

Usai melihat isi kendaraan pemadam kebakaran tersebut dan sejumlah alat kelengkapan di lapangan, wali kota langsung mencoba mengendarai kendaraan rescue tersebut meskipun cuaca hujan, Hidayat mengetes kendaraan itu di lingkungan balai kota yang didampingi Kadis Damkar Kota Palu, Sudaryano Lamangkona, Kamis (9/7/2020).

Sudaryano mengatakan, bahwa penyerahan secara simbolis peralatan pada personel Damkar berupa kapak pemadam, baret dan sepatu berlogokan Damkar yang merupakan hasil kegiatan 2020 ini. “Kita rencanakan sejak bulan lalu namun karena sepatu yang dipesan khusus ada merek Damkarnya!, sehingga ini sebagai penanda, menjadi kebanggaan kita untuk memakai, karena memang pesanan khusus dan kondisi covid, sehingga pengiriman agak lambat, demikian juga serah terima berupa sebuah mobil hasil hibah dari Negara Jepang,” ujar Sudaryano.

Dia mengatakan, Mobil Rescue ini sebagai penanda, Damkar siap untuk operasional pemadaman dan lainya dalam tugas pemadam kebakaran, selai itu juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan pada tim Skiil Competecion dari kota Palu mewakili Sulawesi Tengah yang berhasil meraih juara III nasional.

Wali Kota Palu, Hidayat mengatakan perlengkapan diharapkan dapat bermanfaat kepada personel dalam menjalankan tugas sebagai pemadam api. “Persoalan kebakaran ini bukan hanya menjadi tanggung jawab dari petugas pemadam  kita,tetapi ini juga tanggung jaab masyarakat, beberapa kali kita melaksanakan rapat teknis tentang mengatasi kebakara, yang paling banyak bahkan kebanyakan akibat aliran listrik,” ucapnya.

Untuk itu Hidayat sudah berkoordinasi pada PLN dan pihak swasta yang menangani listrik, Ia meminta terus menghimbau pada masyarakat untuk tidak menambah-nambah sendiri instalasinya, karena akibat itu, kabel-kabel yang tidak sesuai kapasitas listriknya, berbahaya, maka masyarakat harus diingatkan dalam penggunaan listrik. ABS

Baca Juga