Disdikbud Palu Larang Pegawai Gunakan Atribut Kampanye

  • Whatsapp
Disdikbud Kota Palu
BERI ARAHAN - Kepala Disdikbud Kota Palu, Ansyar Sutiadi saat melaksanakan apel pagi dan mengimbau kepada seluruh pegawai untuk tidak menggunakan seluruh atribut yang berbau kampanye di halaman kantor, Kamis (12/11/2020). FOTO: RUSTAM/MS

LERE, MERCUSUAR – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu, Ansyar Sutiadi melarang keras seluruh pegawai baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun honorer atau PHL untuk menggunakan atribut kampanye memasuki halaman kantor.

Larangan tersebut pihaknya lakukan dalam rangka mewujudkan netralitas ASN dan PHL di lingkungan kerja kantor Disdikbud Kota Palu. Larangan tersebut sudah diimbau melalui surat edaran, makanya siapapun yang datang ke Disdikbud Kota Palu menggunakan atribut salah satu pasangan calon akan dilarang masuk halaman kantor.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  Cabut Perpres Investasi Miras, LBH KAI Apresiasi Keputusan Presiden

“Larangan ini perlu kami tegaskan kepada seluruh pegawai dan seluruh jajaran yang akan mengurus keperlulan di kantor. Kami berupaya agar selama masa pilkada ini seluruh pegawai bisa netral dan tidak terikat dengan salah satu paslon,”katanya, Kamis (12/11/2020).

Sejumlah larangan yang dimasukan dalam surat edaran yaitu, pertama bahwa ASN dan PHL dilarang membawa kendaraan yang melekat simbol atau branding pasangan calon kepala daerah, khususnya di lingkungan Kantor Disdikbud Kota Palu. Selanjutnya diharapkan para pejabat struktural secara berjenjang menyampaikan surat edaran tersebut kepada para staf masing-masing;

“Petugas parkir atau ASN dan PHL, yang menemukan kendaraan bergambar paslon masuk atau parkir di halaman kantor Disdikbud Kota Palu, agar mengarahkan kendaraan dimaksud untuk keluar dari lingkungan dan halaman kantor Disdikbud Kota Palu,” terangnya.

Pilihan Redaksi :  Soal Vaksinasi, Hadianto: Warga Jangan Termakan Informasi Bohong

Demi tertibnya pelaksanaan instruksi ini diharapkan Plt. Sekdis dan para  Kabid untuk mengawasi pelaksanaannya. Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian dalam pelaksanaannya. UTM

Baca Juga