Disparekraf Kota Palu Latih Pemandu Wisata

  • Whatsapp
pelatihan pemandu wisata
PEMBUKAAN - Staf Ahli bidang Sosial Budaya Setda kota Palu, Usman, saat membuka pelatihan pemandu wisata kuliner dan belanja di Grand Hotel Wisata, Selasa (1/12/2020). FOTO: Humas Pemkot

BESUSU TENGAH, MERCUSUAR – Staf Ahli bidang Sosial Budaya Setda kota Palu, Usman, secara resmi membuka pelatihan pemandu wisata kuliner dan belanja di Grand Hotel Wisata, Selasa (1/12/2020).

Dalam arahannya, Staf Ahli Usman menyampaikan bahwa peningkatan kemampuan dan keterampilan dalam mengolah makanan dan minuman ini penting.  Karena berdampak pada peningkatan tata kelola destinasi pariwisata maupun peningkatan kapasitas pemandu wisata kuliner dalam rangka perbaikan kualitas layanan pariwisata dengan begitu, diperlukan kualitas menu kuliner sebagai upaya menarik wisatawan.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  Triwulan I, Jasa Raharja Serahkan Santunan Rp5,9 M

“Kalau SDM pemandunya memadai, ditambah kualitas menu yang baik tentunya akan menjadi daya tarik wisatawan. Mereka pasti akan betah, senang, dan membawa kesan positif,” katanya.

Ia meminta agar dinas terkait agar Ketika selesai pelatihan ini, akan terus melakukan pendampingan untuk memantau perkembangan para pemandu wisata kuliner dan belanja yang telah dilatih, jika belum sesuai harus diarahkan sesuai teori yang telah diberikan.

“Pelatihan ini sebagai bagian dari bentuk praktis konsep mengambil peranan yang begitu esensial bagi pemberdayaan masyarakat, berbagai kajian terkait pemandu wisata kuliner telah terbit dan terpublikasikan mengenai peran masyarakat dalam pemandu wisata kuliner,” jelasnya.

Usman berharap melalui pelatihan yang baru pertama kali diselenggarakan tersebut, para peserta dapat memaksimalkan kesempatan pelatihan yang diberikan, selain itu para peserta dapat menjadi duta kuliner bagi Kota Palu. ABS

Baca Juga