Dua Anggota MIT di Poso Menyerahkan Diri

0 76

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

PALU, MERCUSUAR- Dua orang anggota yang tergabung dalam kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) masing-masing FM dan UD, menyerahkan diri kepada Satgas Tinombala yang sedang melaksanakan operasi di Kabupaten Poso. Keduanya menyerahkan diri pada Senin (16/3/2020).

Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Syafril Nursal, mengatakan dua orang itu telah bergabung dengan kelompok MIT di pegunungan Poso yang memang sebagai DPO. Kepada petugas keduanya mengaku, alasan menyerahkan diri karena tidak mampu dengan upaya pengejaran yang terus dilakukan anggota Satgas.

“Ada dua DPO yang menyerahkan diri, alasannya karena keduanya merasa tidak kuat karena terus kita kepung kemudian menyerahkan diri,” kata Kapolda, Jumat (20/3/2020), yang ditemui, saat tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri dari Poso.

Kapolda mengatakan, saat diperiksa UD mengaku bergabung dengan kelompok sipil bersenjata di pegunungan Poso pada akhir 2019, sementara FM nanti bergabung pada tahun 2020 ini, peran keduanya sangat signifikan, seperti FM berperan sebagai pengantar orang-orang yang akan bergabung dengan kelompok pimpinan Ali Kalora itu, sedangkan UD juga sama seperti FM dan juga sebagai dukungan logistik.

“Keduanya merupakan orang Poso,” jelasnya.

Saat ini, lanjut kapolda, jumlah kelompok sipil bersenjata itu menjadi 16 orang, setelah dua orang menyerahkan diri. Untuk itu, kapolda mengimbau kepada anggota kelompok MIT yang masih berada di pegunungan Poso dan sekitarnya, agar segera menyerahkan diri.

“Karena kita akan terus melakukan pengejaran hingga kelompok tersebut atau Operasi Tinombala  berakhir,” jelasnya.

Selain itu, kata Kapolda upaya yang dilakuakn tim Satgas Tinombala, bukan hanya melakukan pengejaran terhadpa kelompok tersebut, namun juga melakukan pembinaan kepada masyarakat yang tinggal disekitar pegunungan Poso dan sekitarnya.

“Kita juga memgimbau kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan ajaran-ajaran yang nantinya hanya merugikan kita semua,”  ujarnya. AMR

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish