Empat Positif Covid-19 Asal Palu Meninggal

  • Whatsapp
covid

PALU, MERCUSUAR – Sebanyak empat orang positif Covid-19 asal Kota Palu meninggal dunia, sehingga total yang meninggal di Provinsi Sulteng menjadi 314 orang atau 2,67%, Jumat (16/4/2021).

Rincian ke 314 yang meninggal tersebut, yakni Kota Palu sebanyak 94 orang; Kabupaten Poso 46 orang; Banggai 42 orang; Tolitoli 31 orang; Morowali 23 orang; Sigi 16 orang; Parigi Moutong (Parmout) 15 orang; Morowali Utara (Morut) 13 orang serta Kabupaten Donggala 12 orang. Kemudian, Kabupaten Tojo Unauna (Touna) delapan orang; Banggai Kepulauan (Bangkep) tujuh orang; Buol lima orang; serta Kabupaten Banggai Laut (Balut) dua orang.

Berita Terkait

SEMBUH 27 PASIEN, KASUS BARU 26

Sementara itu, positif Covid-19 yang sembuh bertambah 27 pasien, sehingga totalnya saat ini 10.831 pasien. Pasien yang dinyatakan sembuh itu berasal dari Kota Palu sebanyak 20 pasien; Kabupaten Poso tiga pasien; serta Kabupaten Buol dan Banggai masing-masing satu pasien.

Demikian positif Covid-19 yang baru, juga mengalami penambahan 26 kasus, sehingga totalnya 11.748 kasus. Ke 26 kasus baru itu tersebar di empat daerah, meliputi Kota Palu sebanyak lima kasus; Kabupaten Morut 16 kasus; Poso empat kasus; serta Kabupaten Parmout bertambah satu kasus baru.

603 PERAWATAN

Jumlah 11.748 kasus dan 10.831 sembuh serta 314 meninggal dunia, maka pasien Covid-19 yang menjalani perawatan sebanyak 603 pasien. Ke 603 pasien tersebut tersebar di 12 kabupaten dan kota, kecuali Kabupaten Balut.

Demikian data yang dirilis di laman resmi Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulteng per Jumat 16 April 2021 pukul 15.00 Wita.

Rincian ke 603 pasien Covid-19 yang menjalani perawatan, yakni Kota Palu sebanyak 115 pasien, dirawat di RSUD Madani sebanyak delapan pasien, RSU Anutapura dan RS Darurat Provinsi masing-masing tujuh pasien, RSUD Undata dan RS Samaritan Palu masing-masing lima pasien, RS Bhayangkara Palu dua pasien, RS Woodward 11 pasien, serta 70 pasien karantina mandiri. 

Kabupaten Banggai 26 pasien, menjalani perawatan di RSUD Luwuk dua pasien dan 24 pasien karantina mandiri. Kabupaten Donggala 54 pasien, menjalani perawatan di RSUD Pratama Tambu delapan pasien, RSUD Madani dua pasien,  RSUD Undata dan RSUD Kabelota masing-masing tiga pasien, serta 38 pasien lainnya karatina mandiri. Kabupaten Tolitoli tujuh pasien, menjalani perawatan di RSUD Mokopido lima pasien dan dua pasien karantina mandiri.

Kabupaten Touna 37 pasien, semua pasien karantina mandiri. Kabupaten Bangkep dua pasien, keduanya  menjalani karantina mandiri. Kabupaten Buol 129 pasien, menjalani perawatan di RSUD Mokoyurli empat pasien, sedangkan 125 pasien karantina mandiri.

Kemudian, Kabupaten Morut 45 pasien, menjalani perawatan di RSUD Undata satu pasien, RSUD Luwuk dua pasien serta 42 pasien karantina mandiri. Kabupaten Morowali 31 pasien, semua pasien karantina mandiri.

Sementara Kabupaten Sigi 25 pasien, menjalani perawatan di RSUD Undata dua pasien, RSU Anutapura satu pasien, RSUD Torabelo enam pasien, serta 16 pasien lainnya karantina mandiri.

Kabupaten Parmout 103 pasien, menjalani perawatan di RSUD Undata dua pasien, RSUD Madani tiga pasien dan 98 pasien lainnya karantina mandiri. Kabupaten Poso 29 pasien, dirawat di RSUD Poso sembilan pasien, RSUD Undata satu pasien dan 19 pasien karantina mandiri.

“Proses laboratorium 106 sampel,” tertulis di keterangan. AGK

Baca Juga