Garuda Yaksa, Jalin Kerja Sama Pembinaan Sepakbola  Berbasis Agama

  • Whatsapp
garuda yaksa (2)

PALU, MERCUSUAR – SSB Garuda Yaksa Kabupaten Donggala mengirim satu pemainnya yakni, Putra Aditya Pratama  untuk menimba ilmu Sepakbola di Jakarta, tepatnya di akademi Remaja Masa Depan (RMD) di kawasan Tebet.  

Kepada Mercusuar, pelatih SSB Garuda Yaksa, Dayat Ladela menyebut jalinan kerja sama antara SSB Garuda Yaksa dan akademi RMD, setahap demi setahap mulai dibangun karena tak lepas dari dukungan Ketua Klub dan pengurus klub lainnya.

Berita Terkait

“Saya sebagai pelatih tentunya senang dengan mulai adanya kerja sama antar manejemen Akademi RMD dan SSB Garuda Yaksa.  Artinya kami tidak akan sia-sia membina anak-anak yang ada pada kami karena muaranya jelas. Paling tidak anak-anak  bisa merasakan atmosfer pertandingan yang ada di ibukota  apalagi di Jakarta  banyak pemandu bakat dari klub-klub liga 1 dan Liga 2 atau Liga  3. Tak hanya itu, PSSI tentunya akan lebih dekat  dalam memantau pemain-pemain di akademi,” sebut Dayat Ladela kepada Mercusuar belum lama ini.

Pilihan Redaksi :  Tim Sepakbola DPRD Kota Palu Mulai Latihan Bersama  

Diketahui, SSB Garuda Yaksa yang diketuai Wakil Bupati Donggala, Mohammad Yasin sejauh ini menjadi salah satu klub yang rutin melakukan pembinaan. Meski didukung penuh pejabat di lingkungan pemerintahan namun Dayat Ladela menegaskan tujuan pembinaannya bukan untuk kepentingan politik.

“Garuda Yaksa menurut saya tetap eksis karena dukungan ketua pak Mohammad Yasin termasuk pak Abdul Karim Aldjufri sebagai ketua Fraksi Gerindra sehingga membuat kami staf pelatih semakin bersemangat dalam membina anak-anak.  Oleh karena itu, Alhamdulillah  sampai hari ini masih tetap eksis membina serta membimbing anak-anak khususnya di wilayah kabupaten Donggala,” tandasnya.

Akademi RMD, kata Dayat Ladela bukan hanya fokus pada pelajaran taktik dan strategi bermain bola. Namun pembinaan ahlak menjadi tujuan utama.

Pilihan Redaksi :  Kakanwil Kemenag Sulteng Kunjungan Kerja ke Morowali

“Yang menjadi pembeda akademi RMD degan akademi lainnya adalah bahwa pembinaan akhlak pemain menjadi tujuan utama. Kalau soal skill pemain itu nomor dua.  Jadi, para orang tua merasa senang dan tenang,” tutupnya.  CLG

Baca Juga