Gubernur Ingatkan Kepala OPD Jangan Ambil Resiko

Laksanakan Kegiatan tak Sesuai Ketentuan

0 116

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

PALU, MERCUSUAR – Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola mengapresiasi capaian realisasi anggaran pemerintah daerah sampai dengan bulan Juli lalu, sehingga sesuai laporan secara nasional bahwa capaian realisasi keuangan Provinsi Sulteng berada di urutan 4 secara nasional, walaupun realisasinya per 31 Juli, di mana masih terdapat realisasi.

Hal itu ia kemukakan saat memimpin Rapat Tim Evaluasi Pengawasan Realisasi Anggaran (Tepra) didampingi Sekertaris Daerah Provinsi, Mohammad Hidayat Lamkarate, Asisten II, Bunga Elim Somba, dan Asisten II, Moeliono di ruang Polibu, kantor Gubernur pada Kamis lalu.

Gubernur Longki juga menyampaikan bahwa kepatuhan kabupaten/kota untuk melaporkan realisasi anggarannya sangat mempengaruhi laporan keuangan provinsi, untuk itu ia meminta supaya dibuatkan surat kepada kabupaten/kota agar dapat patuh dan taat melaporkan realisasi keuangannya, lantaran melihat laporan realisasi keuangan secara nasional datanya mungkin berbeda dengan kondisi yang sebenarnya.

“Sehingga perlu penegasan kepada kabupaten/kota agar benar – benar patuh dan taat melaporkan realisasi keuangannya,” katanya.

Gubernur yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Sulteng ini meminta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD0 yang realisasi keuangannya belum memenuhi target memberikan arahan langsung sebagai upaya dan langkah – langkah untuk mempercepat memperbaiki serapan keuangannya. Pada sesi diskusi Gubernur Longki meminta penjelasan masing – masing OPD dalam penyelesaian permasalahan yang sifatnya teknis. Ia menegaskan bahwa bila mana ada kegiatan sesuai penjelasan kepala OPD secara teknis dan ketentuan tidak dapat dilaksanakan agar OPD jangan memaksakan diri untuk melaksanakan yang penting dilaporkan kenapa kegiatan itu tidak bisa dilaksanakan, maka Gubernur Longki menekankan agar kepala OPD jangan mengambil resiko untuk melaksanakan kegiatan secara teknis, sementara dalam ketentuan tidak bisa dilaksanakan. Pada kesempatan itu ia mengingatkan kepada kepala OPD agar memberikan perhatian yang serius terhadap pengelolaan azdministrasi

“Karena saat ini setiap disposisi saya diadministrasikan dengan baik supaya dapat saya ikuti progres tindak lanjutnya,” katanya.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan, Sisiliandi selaku Sekretaris Tepra melaporkan hasil realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) per 31 Agustus 2018 sebesar Rp 1.790. 901. 128. 534 dari total APBD tahun 2018, sebesar Rp 3. 823. 207. 915.195 atau sebesar 46.84 persen. Di sini terjadi progres kenaikan realisasi dari bulan sebelumnya per bulan Juni sebesar 11. 72 persen atau sebesar Rp 448. 346. 824. 679. BOB

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish