Hardiknas, Pendidikan Karakter dan Penyiapan Generasi Terdidik

0 137

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

TOUNA, MERCUSUAR- Pada momen peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy, menekankan untuk peningkatan pendidikan karakter.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Touna, Admin Lasimpala, saat menjadi inspektur upacara, dalam upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, yang dilaksanakan di lapangan STQ Kelurahan Uemalingku, Kecamatan Ratolindo, Kamis (2/5/2019).

Wakil Bupati Touna, Admin Lasimpala, saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhajir Effendi memgatakan, tahun ini peringatan Hardiknas mengambil tema Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan. Tema ini mencerminkan pesan penting Ki Hajar Dewantara, terkait hubungan erat dan pendidikan dan kebudayaan, dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang syarat nilai dan kebudayaan, guna membingkai hadirnya sumber daya manusia yang berkualitas dan terwujudnya Indonesia yang berkemajuan.

Pembangunan sumber daya manusia menekankan dua penguatan, yaitu pendidikan karakter dan penyiapan generasi yang terdidik, terampil dan cakap dalam memasuki dunia kerja.

“Pendidikan karakter dimaksud membentuk insan yang berakhlak mulia, empati, sopan santun, tanggung jawab serta budi pekerti luhur,” tambahnya. 

Lanjut Admin, upaya lain yang dilakukan, yakni membekali keterampilan dan kecakapan yang disertai dengan penanaman jiwa kewirausahaan.

“Semua itu membutuhkan profesionalitas kinerja segenap pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan di tingkat pusat dan daerah,” tegasnya. 

Dikatakan, peradaban dunia berkembang secepat deret ukur, sementara dunia pendidikan bergerak seperti deret hitung. Hadirnya revolusi industri 4.0 telah mempengaruhi cara kita hidup, bekerja dan belajar yang juga mempengaruhi cara berpikir, berperilaku dan karakter peserta didik.

“Sekolah dan para guru harus menerapkan pendidikan berbasis teknologi digital dengan sentuhan budaya Indonesia melalui tri pusat pendidikan yakni keluarga, sekolah dan masyarakat. Ketiga pusat pendidikan ini harus saling mendukung dan menguatkan,” tambahnya. DEL 

 

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish