Hari ini, Kota Palu Mulai Vaksinasi Covid-19

  • Whatsapp
Vaksinasi

KAWATUNA, MERCUSUAR- Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) se-Kota Palu menggelar simulasi vaksinasi sinovac Covid-19 secara serentak, sebagai langkah persiapan kegiatan vaksinasi tahap pertama, Rabu (13/1/2021), proses pelaksanaan vaksin perdana serentak dilakukan pada hari ini, Kamis (14/1/2021).

“Hari ini (kemarin), 13 unit puskesmas menggelar simulasi vaksinasi Covid-19 secara serentak,”kata Kabid Penindakan Pengendalian Penyakit Menular dan Tidak Menular dan Kesehatan Lingkungan di Dinas Kesehatan Kota Palu, drg. Lutfiah M.K.M, Rabu (13/1/2021).

Berita Terkait

Ia mengatakan jumlah tempat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama untuk Tenaga Kesehatan sebanyak 5.740 botol, pelayanan kesehatan pelaksanaan vaksinasi virus corona yang akan digelar selama dua kali dengan empat tahap, yang tahap awal, tenaga kesehatanTNI/Polri, ASN serta guru dan tokoh masyarakat.

Pilihan Redaksi :  Tawaeli Luncurkan Kampung Tangguh Segara

 “Pada tahap pertama ini, seluruh tenaga kesehatan di 23 unit faselitas kesehatan yang sudah menerima e-tiket melalui SMS blast untuk pendaftaran kembali dan mengisi faskel tujuan di Primary Care (Pcare) dalam pemberian vaksin sinovac tahap pertama ini,”ujarnya.

Menurut dia sebelum pelaksanaan simulasi ini, pihaknya telah melatih tenaga kesehatan selama tiga sebanyak 24 Faksinator, guna kelancaran vaksinasi Covid-19. “Vaksinasi gelombang pertama ini diprioritaskan kepada tenaga kesehatan yang merupakan garda terdepan penanganan penyebaran Covid-19,”katanya.

“Saya sudah menjemput vaksin tadi dari gudang penyimpanan BPOM untuk dibawa ke gudang penyimpanan Dinkes di Mamboro sebanyak 5.740. Jadi mohon doanya semoga proses vaksinasi berjalan lancar,”ungkap drg.Lutfiah.

Pilihan Redaksi :  PCNU Berharap Tingkatkan Sinergi Bersama Pemkot

Dia berharapa masyarakat bisa ikut serta menyukseskan program vaksinasi Covid-19, dengan keluarnya fatwa halal MUI bersama izin BPOM, diharapkan masyarakat tidak meragukan tingkat keamanan dan kehalalan vaksin Covid-19.

“Untuk teman-teman tenaga medis yang sudah pernah mengalami konfirmasi positif Covid-19 sebanyak  200 orang, tidak dapat mendapatkan vaksin lagi,sebab imun anti body sudah terbentuk,” jelasnya. ABS

Baca Juga