Harkannas 2020, Dorong Peningkatan Konsumsi Ikan Masyarakat

  • Whatsapp
FOTO DKP
KEPALA DKP Sulteng, H Muh Arif Latjuba bersama jajarannya saat mengikuti puncak peringatan Harkannas ke-7 tahun 2020 secara vitual, Kamis (26/11/2020).FOTO: IMAM EL ABRAR/MS

PALU, MERCUSUAR – Momen peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) diharapkan dapat menjadi pemantik atau pendorong bagi masyarakat untuk terus meningkatkan konsumsi ikan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulteng, H Muh Arif Latjuba usai mengikuti puncak peringatan Harkannas ke- 7 secara virtual di aula DKP Sulteng, Kamis (26/11/2020).

Berita Terkait

“Dengan Harkannas ini semoga dapat menambah semangat, serta memicu masyarakat Sulteng khususnya, untuk meningkatkan konsumsi ikan,” kata Arif.

Diungkapkannya, tahun 2019 angka konsumsi ikan di Sulteng mencapai 57 kilogram perkapita pertahun. Angka tersebut diharapkan semakin meningkat pada tahun-tahun mendatang.

Pilihan Redaksi :  Penerima Bantuan Bibit Durian di Sigi Dievaluasi

Kesadaran tentang pentingnya konsumsi ikan, kata Arif, harus terus ditingkatkan oleh masyarakat. Sebab ikan mengandung berbagai zat yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia.

Selain itu, konsumsi ikan juga dapat meningkatkan imunitas tubuh, terutama dalam menghadapi kondisi pandemic Covid-19.

“Semua masyarakat di Sulteng diharap terus mau mengkonsumsi ikan dan menjadikannya sebagai menu favorit utama,” tadasnya.

Puncak peringatan Harkannas ke-7 tahun 2020 yang diikuti peserta dari seluruh provinsi di Indonesia secara virtual tersebut, turut diramaikan dengan rekor makan ikan serentak oleh seluruh peserta se Indonesia.

Selain itu, turut dipamerkan secara virtual berbagai masakan tradisional berbahan dasar ikan kreasi para peserta se-Indonesia, serta produk-produk unggulan olahan ikan dari perwakilan UMKM di tiap daerah.

Pilihan Redaksi :  Korban Banjir di Sojol, Pemkab Donggala Salurkan Bantuan

DKP Sulteng memamerkan, di antaranya masakan uta dada, olahan ikan kakap, ikan duo, ebi, serta masakan lainnya. IEA

Baca Juga