Kapal Penangkap Ikan Poso, Karam di Teluk Tomini

  • Whatsapp
FOTO KAPAL TENGGELAM

POSO, MERCUSUAR – Kapal penangkap ikan (pukat cincin), KM Bintang Timur yang berpangkalan di dermaga perairan Kelurahan Lawanga, Kecamatan  Poso Kota Utara, Kabupaten Poso, Sulteng, tenggelam di zona perairan Kabupaten Parigi Moutong (Parmout), Sulteng, Kamis (18/2/2021) dini hari,.

Menurut saksi mata yang juga anak buak kapal (ABK) Arman Thalib (34), penyebab karamnya kapal tersebut akibat cuaca ekstrim, berupa gelombang tinggi yang diperkirakan mencapai kurang lebih tiga meter.

Berita Terkait

Dikatakannya, kapal yang dinakhodai Andi saat itu dalam proses perjalanan menuju salah satu rompong (rakit buatan di tengah laut) milik nelayan setempat. Namun ditengah perjalanan, tiba tiba gelombang laut mulai meninggi. Tepatnya jelang waktu subuh sebuah gelombang besar menghantam kapal dan menyebabkan air laut memenuhi seluruh kabin dan palka kapal tersebut.

Kondisi itu, kata Arman, diperparah dengan alkon atau penyedot air macet, sehingga air yang memenuhi badan kapal tidak bisa dikeluarkan. “Awalnya, para kru kapal yang berjumlah 17 orang bersama nakhoda Andi berupaya mengeluaakan air dari dalam kapal secara manual. Namun hal ini sia sia karena gelombang tinggi terus menerus menerjang dan menghantam kapal tersebut,” jelasnya.

SELURUH ABK DAN KRU SELAMAT

Beruntung, saat kapal hampir benar-benar tenggelam, kru serta ABK bersama nakhoda berhasil diselamatkan pihak satuan Korps Kepolisian Air dan Udara (Polairud) yang berpangkalan di wilayah Parmout. “Dengan adanya pertolongan dari pihak Polairud inilah, seluruh kru dan ABK  yang berjumlah 17 orang serta sang nakhoda berhasil diselamatkan menggunakan kapal patroli,” ujarnya.

Ditambahkan Arman, datangnya Polairud menyelamatkan seluruh kru dan ABK Kapal Bintang Timur, berkat bantuan seorang melayan yang menyaksikan peristiwa naas tersebut dan langsung menghubungi pihak Polairud melalui jaringan seluler.

“Alhamdulillah berkat bantuan semua pihak, terutama pertolongan yang Maha Kuasa, kami semua dapat diselamatkan,” ucapnya pada wartawan Kamis (18/2/2021) sore. ULY

Baca Juga