Kepsek Berprestasi Asal Sulteng Tutup Usia

  • Whatsapp
Meninggal Dunia

TALISE, MERCUSUAR – Dunia Pendidikan Sulteng kembali berduka karena salah satu mantan Kepala Sekolah (Kepsek) berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, Drs H Muhammad Arasy MSi meninggal dunia pada Selasa (12/1/2021) pagi.

Alamarhum merupakan Kepsek yang banyak memiliki kenangan selama menjabat di sejumlah sekolah mulai dari SMAN 4 Palu, SMAN 3 Palu hingga terakhir menjabat di SMK Yadika Palu, sehingga pada saat beliau meninggal banyak tokoh pendidikan di Sulteng, khususnya di Kota Palu terpukul dan berduka karena banyaknya kenangan yang didapatkan dari almarhum.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  Polda Sulteng Kirim Personel ke Sulbar

Almarhum pernah berpesan selama masa hidupnya untuk dunia pendidikan yaitu seluruh tokoh pendidik harus bisa mengutamakan karakter, sebab untuk apa mendapatkan anak didik cerdas tetapi karakternya tidak baik.

“Saya selalu mengutamakan karakter para siswa baik dalam menjalankan berbagai program keagamaan maupun lainnya. Sebab karakter merupakan peran penting dalam pendidikan, jika karakternya baik maka kita akan mendapatkan lulusan yang tentunya bisa menjadi kebanggaan daerah masing-masing,”katanya, beberapa waktu lalu.

Tentunya pesan beliau sangat berkesan dihati seluruh anak didik mereka maupun para guru yang pernah bersama membangun pendidikan di Kota Palu. Dengan mengutamakan karakter dan kedisiplinan beliau mampu mengantarkan berbagai sekolah yang dipimpinnya berhasil meraih berbagai penghargaan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Pilihan Redaksi :  Alfamart-Alfamidi, Salurkan Donasi Konsumen Bagi Korban Bencana

Semasa hidup, almarhum sering mendapatkan undangan dari pemerintah pusat untuk bisa mendapatkan kesempatan mengunjungi sejumlah negara di dunia karena telah mampu mengantarkan SMAN 3 Palu meraih berbagai prestasi membanggakan.

Kepergian almarhum memang tidak disangka, sebab sehari sebelumnya masih melaksanakan aktifitas seperti biasanya. Pada keesokan harinya dipagi hari beliau merasa kurang enak badan dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Wirabuana Palu, hanya berselang beberapa saat, almarhum menghembuskan nafas terakhirnya sekira pukul 08.30 wita. UTM

Baca Juga