Kesenjangan Tugas dan Fungsi Hambat Pekerjaan

0 44

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

PALU, MERCUSUAR – 82 Kepala Bagian dan Kepala Sub Bagian di lingkungan Universitas Tadulako (Untad), belum lama ini, membahas dan memberi masukan pada 17 bab, 47 pasal dan 691 butir rincian tugas unit kerja di lingkungan Untad. Kegiatan yang dilaksanakan Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) Untad tersebut, digelar dalam Sosialisasi Pembahasan Draft Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tentang Rincian Tugas Tenaga Kependidikan di lingkungan Untad.

Rektor Untad yang diwakili Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Muhammad Nur Ali, M. Si mengharapkan, dengan adanya rincian tugas yang jelas dan seharusnya dipatuhi para tenaga kependidikan, dapat membawa peningkatan terhadap kinerja tenaga administrasi di lingkungan Untad.

“Kegiatan seperti ini penting dilakukan untuk memberi penyegaran terhadap pikiran dan perilaku para pegawai,” kata Nur Ali.

Ia mengingatkan, sebenarnya ada dua hal yang selalu kita harapkan dan sering terjadi dalam tugas-tugas tenaga kependidikan, yakni seringkali terjadinya overlapping antara tugas dan fungsi di garis yang satu dan di garis lainnya. Kelemahan lainnya, adalah adanya kesenjangan atau ‘gap’ antara tugas dan fungsi yang satu dan lainnya.

“Sehingga dengan adanya overlapping itu, bisa menimbulkan kesimpang-siuran pekerjaan dan inefisiensi. Sedangkan gap bisa menimbulkan keterbengkalaian pekerjaan. Akibatnya ada pekerjaan tidak bisa diselesaikan, karena adanya kesenjangan dan saling berharap,” ujar Nur Ali.

Mantan Dekan Fisip Untad itu mengingatkan, program pemerintah tentang penghapusan eselon III dan IV, arahnya adalah efisiensi dalam pekerjaan.

“Untuk itu dalam hal ini, dibutuhkan peningkatan kinerja secara maksimal dari setiap pegawai, dan janganlah saling berharap dalam menyelesaikan pekerjaan,” kata Warek Biduk, yang juga mengingatkan para pegawai Untad untuk selalu merefresh memori mereka.

Sekretaris LPPMP Untad, Dr. Amiruddin Kade, M.Si saat mendampingi pembahasan draft Rincian Tugas Tenaga Kependidikan Untad dalam sosialisasi tersebut berharap, agar draft tersebut segera mendapat persetujuan dari kementerian dan menjadi keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yang pemberlakuannya menjadi wajib bagi Untad, untuk menjadi rambu-rambu dalam melaksanakan pekerjaan.

“Rincian tugas dalam draft tersebut, diambil dari Statuta dan OTK Untad yang lebih disederhanakan khusus pada tenaga kependidikan,” ujar Amiruddin. JEF/*

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Komentar
Loading...