Laga Perdana yang Menyulitkan

0 100

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Zulkiflin, Pemain  bertahan Bandar Sulteng menjaga ketat daerahnya dari  agresivitas playmaker Persido, Ramadhan. FOTO : ISSRIN ASSAGAF/MS

 

DONGGALA, MERCUSUAR –  Bandar Sulteng FC harus berbesar hati  hanya bisa meraih satu angka  saat menjamu Persido Donggala dalam laga perdana Liga 3 Grup 1 yang dilaksanakan di lapangan Murni Labuan Panimba Kecamatan Labuan  Kabupaten Donggala, Senin (30/7/2018).

Pada laga grup A yang dimainkan di lapangan Murni Labuan Panimba, Bandar Sulteng yang diarsiteki Arifki Eka Putra bersama asistennya, Giffair  sejatinya punya kans untuk mencuri kemanangan pada laga tersebut. Hanya saja tangguhnya  barisan pertahanan Persido membuat  serangan  Bandar lewat open play sulit mendekati  areal kotak pinalti.  Kalaupun ada  hanya berupa sepakan dari luar kotak pinalti maupun  umpan silang dari kedua sayapnya.

Hal yang hampir sama juga terjadi di kubu Persido Donggala. Bahkan  koordinasi antar lini cenderung tak berjalan dengan bagus. Beberapa kali umpan jauh gelandang bertahan, Hendrawan   selalu tak menghasilkan apa-apa, bahkan muda terbaca pertahanan Bandar Sulteng.  Padahal ada dua pemain bertipe playmaker yang  berada di depan  Hendrawan yang punya peran sebagai pembagi bola.

Laga kedua tim yang dipimpin wasit nasional Anas Mardha, akhirnya berkesudahan 0-0.

Terkait laga tersebut, manajer tim Bandar Sulteng, Marwan menilai  laga perdana  pasukannya tak berjalan baik meskipun masih sedikit  lebih baik dalam ball possesion.

“Pertandingan pertama  kadang selalu sulit untuk dilewati dengan hasil maksimal dan itu yang mungkin  kita hadapi di pertandingan  ini, di depan pendukung sendiri. Tapi terlepas dari itu, Persido Donggala cukup memberikan perlawanan sehingga kami sulit menciptakan gol. Mudah-mudahan pertandingan selanjutnya bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Sementara itu coach Persido Donggala Muhammad Darwis menilai Liga 3  punya beban  baginya yang baru pertama   sebagai juru taktik salah satu klub tertua di Sulawesi Tengah ini. Tapi  dirinya mengapresiasi  kerja keras pemain yang  bisa memberikan perlawanan.

“Satu poin melawan tuan rumah sudah merupakan hasil lumayan bagus. Dan kita punya kesempatan kedua  untuk mengamankan tiga poin walaupun itu tidak ringan. Jujur saja, pertandingan  pertama membawa nama besar Persido  bagi saya berat, tapi alhamdulillah  pemain sudah berjuang maksimal, terang  pelatih muda ini.

Selanjutnya, Persido Donggala akan kembali bertanding pada hari Kamis (2/8/2018) menantang Galara Utama. Sedangkan Bandar Sulteng  pada hari Minggu (5/8/2018).   CLG

 

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish