Lembaga Adat Usir Pasangan Tak Resmi

  • Whatsapp
Pasangan Tak Resmi
TEKEN SURAT PERNYATAAN - Sejumlah anggota Lembaga Adat Kelurahan Birobuli Selatan menyaksikan penandatanganan surat pernyataan oleh warga yang kedapatan tinggal serumah namun belum dalam ikatan resmi, Selasa (24/11/2020). FOTO: ANDI BESSE/MS

BIROBULI SELATAN, MERCUSUAR – Satgas K5 dan Lembaga Adat Kelurahan Birobuli Selatan bersama orang tua pasangan kekasih yang hidup tanpa ikatan perkawinan diusir dari kelurahan setempat.

Dimana pada Senin (23/11/2020) sekira pukul 21.25 wita terjaring razia dan mengamankan dua orang pemuda tanpa ikatan pernikahan yang sah di sebuah kos-kosan di Lorong Sintuvu II RT.02/01 Kelurahan Birobuli Selatan.

Berita Terkait

Kedua orang warga yang melanggar hukum adat tersebut diusir dari Kelurahan Birobuli Selatan dan diminta segera meninggalkan kelurahan tersebut, paling lambat pada malam itu juga pada saat keduanya terjaring razia dan prosesnya akan di awasi langsung oleh Suro Nuada Kelurahan Birobuli Selatan

Pilihan Redaksi :  Pemprov Diharapkan Beri Kemudahan Investasi di Daerah

Lurah Birsel Hisyam Baba, Selasa (24/11/2020) mengatakan, apabila kedua orang warga yang melanggar hukum adat tersebut diketahui masih  tinggal di Kelurahan Birsel, maka akan diberikan sanksi hukum adat Kaili (Givu) yang lebih berat dan akan direkomendasikan untuk dilanjutkan ke  proses hukum dengan pasal perzinahan.

Razia yang dilaksanakan tersebut untuk menindaklanjuti laporan dari orang tua perempuan yang mengadu ke Satgas K5 bahwa berdasarkan pemantauan anak perempuannya sering berada di sebuah kamar kos-kosan.

“Karena orang tua perempuan merasa keberatan atas tindakan yang dilakukan oleh laki-laki tersebut, orang tua perempuan meminta agar kasus ini diselesaikan secara adat,” jelas Hisyam.

Sidang adat ini untuk menindaklanjuti hasil temuan Satgas K5 dan Lembaga Adat Kelurahan Birobuli Selatan, saat melakukan razia dan juga  permintaan dari orang tua perempuan yang tidak terima dengan terjadinya hubungan terlarang ini putrinya dengan kekasihnya.

Pilihan Redaksi :  KNPI Trauma Healing Anak Korban Bencana

Adapun pasangan tak resmi yang diberikan sanksi adat itu, masing-masing berinisial OJ (28) bersama BN (30). “Si perempuan statusnya menikah belum memiliki anak tapi sudah setahun pisah dengan suami namun belum ada surat cerai dari pengadilan agama,” jelas Hisyam.

Usai sisang adat, kedua pasangan tak resmi itu menandatangani surat pernyataan, serta berjanji untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya dan akan segera meninggalkan kelurahan Birobuli Selatan. ABS

Baca Juga