Mayat di Gunung Maponji, Kapolres Sigi: Wajah Korban Luka-luka

  • Whatsapp
FOTO POLRES SIGI MAYAT
POLRES Sigi bersama personel Polsek Marawola mengevakuasi jenazah yang ditemukan di Gunung Maponji sekitar puncak Matantimali, Desa Balane, Kecamatan Kinovaro, Sigi, Selasa (17/11/2020) malam. FOTO: DOK HUMAS POLRES SIGI

SIGI, MERCUSUAR – Kapolres Sigi, AKBP Yoga Priyahutama SH SIK MH membenarkan penemuan jenazah perempuan di Gunung Maponji berdekatan dengan puncak Matantimali, Desa Balane, Kecamatan Kinovaro. Ia pun menyatakan terdapat sejumlah luka di wajah korban.

“Benar telah ditemukan mayat perempuan tak dikenal di Pegunungan Maponji, Desa Balane pada Selasa 17 November sekira pukul lima sore. Penemuan mayat ini bermula dari dua warga bernama Moh Rul dan Eka Candra yang kebetulan hendak mengecek jalur motor trail,” jelas Kapolres, Rabu (18/11/2020).

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  Polsek Balantak, Rakor Lintas Sektoral

Lanjutnya, setelah melihat korban tergeletak di tanah dalam posisi telungkup, kedua melaporkan pada personel Polsek Marawola sekira pukul 19.25 Wita. “Setelah itu personel Polsek Marawola dipimpin langsung Kapolsek Marawola, AKP I Made Duana bersama Unit Identifikasi Polres Sigi langsung menuju TKP (tempat kejadian perkara) guna melakukan evakuasi dan olah TKP,” ujarnya.

Kapolres menyatakan bahwa jasad korban juga telah mengeluarkan bau tak sedap, dengan luka bagian dagu dan pelipis mata sebelah kiri. Seusai dilakukan identifikasi awal, jenazah kemudian dievakuasi dengan bantuan warga sekitar menuju RS Bhayangkara Polda Sulteng dengan menggunakan ambulance Puskesmas Marawola.

Pantauan Mercusuar, sempat beredar identitas serta foto korban semasa hidup di jejaring sosial, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada konfirmasi resmi dari Polres Sigi terkait identitas korban. “Proses penyelidikan masih kami lakukan. Sejak tadi malam kami terus menelusuri asal korban, bagaimana dia ada di situ, dengan siapa, apa penyebabnya dan lain sebagainya. Mengingat warga sekitar TKP tidak ada yang mengenali korban, maka kami harus menunggu hasil VeR dr pihak RS Bhayangkara Palu. Saat sudah ada hasilnya, pasti kami akan ekspose,” tutup Kapolres. BAH

Baca Juga