Morut Dapat Jatah Ratusan CPNS

1 1.198

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

MORUT, MERCUSUAR – Kabar gembira bagi masyarakat Morowali Utara (Morut), Pemerintah setempat mendapatkan kesempatan melakukan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018. Berdasarkan informasi, Morut mendapatkan kuota sebesar lima ratusan jiwa CPNS untuk mengisi sejumlah posisi di lingkungan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD).

Namun sampai saat ini belum ada formasi CPNS pasti bagi pemerintahan setempat, tetapi Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), sudah memberikan lampu hijau terkait usulan penambahan pegawai yang dapat diakomodir tahun ini.

Bupati Morowali Utara, Aptripel Tumimomor, melalui Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Nimrod Tandi, mengatakan dari 2.000 formasi yang diusulkan Pemkab Morut sesuai dengan hasil analisis jabatan (anjab) dan analisis beban kerja (ABK), pemerintah pusat menyanggupi sebanyak lima ratusan CPNS. Formasi ini akan dimaksimalkan untuk mengisi posisi-posisi strategis yang prioritas dibutuhkan, termasuk untuk bidang pendidikan maupun kesehatan.

“Kami mengusulkan memang sebanyak 2.000 orang pegawai, dan pada saat mengusulkan itu. Morut berada di urutan kedua seluruh Indonesia, ini merupakan penerimaan CPNS pertama bagi Morut semenjak mekar dari Kabupaten Morowali tahun 2013,” ujarnya.

Usulan sebesar 2.000 tambahan pegawai berdasarkan kebutuhan dan beban kerja tak bisa disanggupi pemerintah pusat, sehingga Morut diberi kuota hanya sebesar lima ratusan CPNS menyesuaikan dengan besarnya APBD setempat yang berdasarkan aturan belanja pegawai tak lebih dari 50 persen anggaran. “Kalau diterima 2.000 CPNS maka memang akan membebani APBD kita,” tuturnya.

Ia menambahkan, penerimaan CPNS tahun ini akan dilaksanakan secara umum dengan sistim pendaftaran online, dengan syarat utama para pelamarnya harus memiliki pendidikan tinggi setara  sarjana.

“Kami masih menunggu formasi yang akan di umumkan pemerintah pusat, setelah itu baru akan kita lakukan sosialisasi kepada masyarakat, paling lambat bulan Oktober mendatang” tandasnya. VAN

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

1 Komentar
  1. Krisman berkata

    Trus yg cm lulusan sma sederajat, yg sdh lama jd honor bmana nasib… Sperti pemadam yg slalu brtaruh nyawa d saat ada kebakaran.. Apa tdk bs menjadi suatu pertimbangan untuk d angkat jd pns

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish