MTsN 4 Menunggu Koordinasi Kemenag

  • Whatsapp
MTsN 4 Palu

TAIPA, MERCUSUAR- Terkait surat edaran Pemerintah Provinsi Sulawesi tengah mengenai rencana pemberlakuan kembali proses belajar mengajar secara tatap muka, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 4 Palu menyatakan, masih menunggu koordinasi dengan Kemenag maupun Satgas Covid-19.

“Kami selalu intens dan selalu berkordinasi dengan pihak Kemenag dan Satgas Covid-19,walaupun semuanya sudah disiap kami masih menunggu lagi koordinasi sesuai dengan kewenangannya terkait dengan penetapan zona kita di Kota Palu,” ujar Kepala Sekolah MtsN 4 Palu, Taufik, S.Ag.,M.Ag.

Berita Terkait

Kini sejumlah sekolah yang ada di Sulawesi Tengah, khususnya di Kota Palu tengah mempersiapkan diri menyambut pembelajaran tatap muka. Salah satunya MTsN 4 Palu yang kini juga tengah mempersiapkan diri untuk melakukan proses belajar secara tatap muka.

Pilihan Redaksi :  SMPN 2 Palu Loloskan 10 Siswa GSI Nasional

Taufik mengatakan, menanggapi surat edaran tersebut, pihaknya langsung langsung melakukan langkah-langkah sesuai petunjuk Direktorat Jenderal pendidikan Islam (Dirjen Pendis) dan langkah pertama yang mereka lakukan dengan memeriksa laman emis madrasah atau dapodik terkait dengan kesiapan menghadapi proses belajar nantinya.

“Meskipun nanti data periksa itu mengatakan sudah siap untuk melaksanakan tatap muka, tapi kalau pihak sekolah belum siap untuk itu maka proses belajar tatap muka belum bisa dilaksanakan,” terang Taufiq.

Ia menambahkan, langkah kedua yang akan mereka lakukan yaitu menyiapkan sarana dan prasarana pendukung mulai dari menyiapkan tempat cuci tangah, pemasangan imbauan untuk tidak berkerumun, hingga pembenahan ruang kelas yang diatur secara berjarang sesuai dengan protokol Covid-19.

Pilihan Redaksi :  SMPN 2 Palu Loloskan 10 Siswa GSI Nasional

Lebih lanjut, dia katakana, untuk kriteria dan persyaratan belajar tatap muka pihaknya sudah berupaya memenuhinya, sehingga bisa dikatakan siap dalam melaksanakan peroses belajar tatap muka nantinya dan ditambah dengan kesiapan semua para guru.

Ia juga menyampaikan, untuk saat ini pihaknya telah rutin melakukan rapat secara intensif dengan para guru guna membahas strategi belajar yang akan mereka terapkan nantinya.

“Mungkin kita coba buat waktu belajar tiap kelas secara bergantian, seperti contoh, senin selasa untuk kelas 7, rabu kamis kelas 8, serta jumat sabtu untuk kelas 9,”tutupnya. EML

Baca Juga