OJK Luncurkan Program Pengembangan Komoditi Berbasis Biosfer

INKLUSI KEUANGANPALU, MERCUSUAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Sulteng bersama dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) berkomitmen meningkatkan percepatan akses keuangan di Sulteng untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. Dalam rangka mendukung upaya pemerintah merealisasikan pembangunan berkelanjutan, TPKAD telah menetapkan program pengembangan ekonomi kerakyatan dengan tema “Pengembangan Komoditi Unggulan Provinsi Sulteng Berbasis Cagar Biosfer”. Kepala Perwakilan OJK Sulteng, Gamal Abdul Kahar saat pembukaan inklusi keuangan bertema “Semarak UKM dan Jasa Keuangan” yang dilaksanakan, Sabtu – Minggu (9-10/11/2019) di Taman Gor, mengatakan pengembangan komoditi cagar biosfer merupakan bentuk pengembangan potensi ekonomi kerakyatan dari Taman Nasional Lore Lindu dan Taman Nasional Kepulauan Togean yang telah ditetapkan sebagai situs Cagar Biosfer Dunia oleh UNESCO. Cagar Biosfer yang dikelola tentunya akan memberikan nilai tambah ekonomi yang signifikan dalam rangka mewujudkan pembangunan berkenlanjutan di Provinsi Sulteng. Pengembangan komoditi Cagar Biosfer diharapkan dapat menciptakan sumber-sumber ekonomi kerakyatan yang baru, memperluas kesempatan kerja dan mewujudkan pemerataan ekonomi menuju Provinsi Sulteng yang Maju, Mandiri, dan Berdaya Saing. “Pengembangan Cagar Biosfer di Provinsi Sulteng juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan pemerataan akses keuangan,” tandasnya, seraya menambahkan, kegiatan semarak UKM dan Jasa Keuangan merupakan salah satu bentuk implementasi SNKI dalam rangka memfasilitasi UKM terhadap kemudahan memperoleh akses keuangan. Ditambahkan Gamal Abdul Kahar, pelaksanaan kegiatan semarak UKM dan jasa keuangan juga dilaksanakan dalam rangka bulan Inklusi Keuangan dan Hari Indonesia Menabung sebagaimana telah ditetapkan melalui Keputusan Presiden nomor 26 tahun 2019. Selain pencanangan program komoditi berbasis biosfer dan kegiatan pameran semarak UKM dan Jasa Keuangan, OJK juga memberikan penghargaan kepada kepala daerah di Sulteng yang berprestasi dalam bidang Inklusi Keuangan dan pengembangn UKM. Penghargaan diberikan atas komitmen dan kontribusi kepala daerah dalam meningkatkan ekonomi daerah, mendukung pemerataan akses keuangan dan pengembangan sektor unggulan daerah yang melibatkan kontribusi aktif UMKM. “OJK berharap dengan adanya penghargaan ini dapat memberikan semangat kepada daerah terpilih untuk terus memacu pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat,” katanya. HAI

0 42

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

PALU, MERCUSUAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Sulteng bersama dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) berkomitmen meningkatkan percepatan akses keuangan di Sulteng untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

Dalam rangka mendukung upaya pemerintah merealisasikan pembangunan berkelanjutan, TPKAD telah menetapkan program pengembangan ekonomi kerakyatan dengan tema “Pengembangan Komoditi Unggulan Provinsi Sulteng Berbasis Cagar Biosfer”.

Kepala Perwakilan OJK Sulteng, Gamal Abdul Kahar saat pembukaan inklusi keuangan bertema “Semarak UKM dan Jasa Keuangan” yang dilaksanakan, Sabtu – Minggu (9-10/11/2019) di Taman Gor, mengatakan pengembangan komoditi cagar biosfer merupakan bentuk pengembangan potensi ekonomi kerakyatan dari Taman Nasional Lore Lindu dan Taman Nasional Kepulauan Togean yang telah ditetapkan sebagai situs Cagar Biosfer Dunia oleh UNESCO.

Cagar Biosfer yang dikelola tentunya akan memberikan nilai tambah ekonomi yang signifikan dalam rangka mewujudkan pembangunan berkenlanjutan di Provinsi Sulteng. Pengembangan komoditi Cagar Biosfer diharapkan dapat menciptakan sumber-sumber ekonomi kerakyatan yang baru, memperluas kesempatan kerja dan mewujudkan pemerataan ekonomi menuju Provinsi Sulteng yang Maju, Mandiri, dan Berdaya Saing.

“Pengembangan Cagar Biosfer di Provinsi Sulteng juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan pemerataan akses keuangan,” tandasnya, seraya menambahkan, kegiatan semarak UKM dan Jasa Keuangan merupakan salah satu bentuk implementasi SNKI dalam rangka memfasilitasi UKM terhadap kemudahan memperoleh akses keuangan.

Ditambahkan Gamal Abdul Kahar, pelaksanaan kegiatan semarak UKM dan jasa keuangan juga dilaksanakan dalam rangka bulan Inklusi Keuangan dan Hari Indonesia Menabung sebagaimana telah ditetapkan melalui Keputusan Presiden nomor 26 tahun 2019.

Selain pencanangan program komoditi berbasis biosfer dan kegiatan pameran semarak UKM dan Jasa Keuangan, OJK juga memberikan penghargaan kepada kepala daerah di Sulteng yang berprestasi dalam bidang Inklusi Keuangan dan pengembangn UKM. Penghargaan diberikan atas komitmen dan kontribusi kepala daerah dalam meningkatkan ekonomi daerah, mendukung pemerataan akses keuangan dan pengembangan sektor unggulan daerah yang melibatkan kontribusi aktif UMKM.

“OJK berharap dengan adanya penghargaan ini dapat memberikan semangat kepada daerah terpilih untuk terus memacu pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat,” katanya. HAI

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Komentar
Loading...