Organisasi di Sigi Harus Memiliki Atribut

0 57

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

SIGI, MERCUSUAR – Organisasi di Kabupaten Sigi harus memiliki tanda pengenal atau atribut. Hal itu dilakukan, agar masyarakat dapat mengetahui darimana organisasi tersebut berasal.

Demikian dikatakan Wakil Bupati (Wabup) Sigi, Paulina, saat pertemuan dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), di Aula Kantor Bupati Sigi sementara di Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo, Selasa (24/3/2020).

Kata dia, dengan memakai atribut, organisasi seperti FKUB dan FPK dapat diketahui masyarakat, sehingga memudahkan tugas-tugasnya.

“Organisasi keagamaan jika ingin membangun tempat ibadah, harus mengajukan surat izin dari Badan Kesbangpol, kemudian dilanjutkan ke FKUB. Pemerintah desa hanya memberikan surat pengantar, tidak mengeluarkan izin mendirikan bangunan,” jelasnya.

Selanjutnya Kesbangpol dan FKUB akan melakukan verifikasi izin tersebut dan meninjau lokasi yang akan dibangun tempat ibadah atau tempat lainnya, yang berkaitan dengan keagamaan.

Diharapkan kepada FKUB dan FPK dalam menjalankan tugas harus santun, tidak harus dengan anarkis atau kekerasan. Jika ada permasalahan dikomunikasikan terlebih dahulu agar tidak terjadi konflik.

Pertemuan itu dihadiri pengurus FKUB dan FPK Kabupaten Sigi, Polres Sigi dan Badan Kesbangpol Sigi. AJI

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish