Paskibraka Sulteng Mulai Pra Latihan

  • Whatsapp
paskibraka

BESUSU TENGAH, MERCUSUAR – Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sulteng telah melaksanakan pra latihan kepada seluruh calon Paskibraka Sulteng yang telah lolos seleksi yang dilaksanakan langsung oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulteng.

Tahun ini Paskibraka baru dilaksanakan kembali karena tahun sebelumnya sempat ditiadakan karena seluruh daerah di Indonesia terkena dampak Pandemi Covid-19. Walaupun tahun ini masih dalam masa Pandemi tetapi pemerintah tetap akan melaksanakan pengibaran bendera ketika Hut Republik Indonesi yang akan dilaksanakan pada 17 Agustus 2021 mendatang. Latihan pdilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  Mahasiswa FKM Untad  Lulus Program Kampus Mengajar Kemendikbud Ristek

Saat ini pra pelatihan Paskibraka Sulteng hanya diikuti oleh seluruh peserta yang berasal dari seleksi yang dilaksanakan tim provinsi yang berasal dari seluruh sekolah di SMA sederajat di Kota Palu. Sementara jumlah peserta yang lolos seleksi provinsi sebanyak 34 orang, terbagi menjadi putra 16, putri 18 orang. Nantinya pelatihan akan rutin dilaksanakan pada 23 Juni 2021 mendatang bersamaan dengan sejuluruh peserta utusan kabupaten/kota di Sulteng.

Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Sulteng, Tahir Mahyudin mengatakan saat ini seluruh peserta masih mengikuti pra pelatihan Paksibraka. “Kami baru mengumpulkan seluruh peserta yang lolos mengikuti seleksi di tingkat provinsi, makanya pra pelatihan ini mereka akan diberikan pelatihan dasar saja. Pelatihan ini juga tidak akan rutin dilaksanakan karena belum memasuki pelatihan secara intensif. Nantinya setelah seluruh utusan kabupaten/kota di Sulteng berkumpul barulah kita akan mengikuti pelatihan secara rutin,”katanya, Sabtu (29/5/2021).

Pilihan Redaksi :  Pemkot Pacu Percepatan Palu WBK

Terus terang saat melaksanakan pra latihan seluruh peserta sudah mengikuti berbagai tes covid-19. Sejumlah peserta lainnya juga sudah mengikuti vaksinasi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Makanya nantinya ketika pelatihan akan rutin dilaksanakan seluruh peserta akan dikarantina atau diasramakan selama proses pelatihan.

“Pelatihan saat ini akan kami laksanakan seminggu sekali buat seluruh peserta yang telah lolos seleksi provinsi. Bagi seluruh peserta sudah mengikuti berbagai tes Covid-19, sementara selama pelatihan pengunjung juga sangat dibatasi. Ini kami lakukan untuk mencegah agar pelaksanaan pelatihan bisa berjalan dengan baik,” terangnya.

Sementara untuk peserta Paskibraka yang lolos seleksi provinsi saat ini merupakan para siswa kelas X dan XII, mereka juga memastikan bahwa peserta Paskibraka tahun ini tersebar dari seluruh sekolah yang mengirimkan peserta. UTM

Ponpes Gratis Kualitas Fantastis

Baca Juga