PDAM Bakal Pasang Pompa Air

Atasi Krisis Air di Pengungsian

0 10

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

TONDO,MERCUSUAR- Warga Petobo yang kini hidup di pengungsian di seputaran Jalan HM. Soeharto atas diminta untuk bersabar, karena saat ini pemerintah sedang mengupayakan agar krisis air bersih di shelter pengungsian itu cepat teratasi. Upaya yang kini dilakukan, selain suplai air dari PMI, PDAM dan Damkar, juga akan dipasang pompa air, sehingga air bisa sampai ke bagian atas atau sebelah timur lokasi pengungsian itu.

Demikian dikatakan, Lurah Petobo, Alfin, Minggu (6/1/2019). Dia melanjutkan, untuk lokasi pengungsian yang berada bagian timur masih sulit dijangkau suplai air bersih, namun bagian bawah sudah dijangkau.

“Alhamdullilah sudah masuk air, cuma masyarakat saya yang kearah Ngatabaru belum terjangkau, makanya akan dipasangi pompa air agar bisa menjangkau pengungsi yang dibagian atas,” ujarnya.

Alfin mengatakan, dari hasil koordinasi dengan Kepala Penyalamatan dan Pemadam Kebakaran bahwa pihak PDAM akan memasang pompa, agar distribusi air bisa sampai ke bagian atas shelter pengungsian.

“Air sudah keluar hanya mau kebagian atas yang belum bisa masuk. Tinggal mau pasang mesin pompa air. Namun kendalanya lagi Huntara saja belum masuk listrik,” ujarnya.

Alfin mengatakan, sebelumnya suplai air bersih di shelter pengungsian bagian atas, dimana lokasinya berbatasan antara wilayah Petobo dan Ngatabaru itu dilakukan oleh kendaraan milik PUPR, namun kini yang melayani air bersih untuk pengungsi di lokasi itu yakni PMI dan PDAM.

Dia melanjutkan, jumlah pengungsi di wilayah Petobo sebanyak 3,500 jiwa atau 1000an KK tetapi kini bertambah dari kelurahan lainnya yang sebelumnya mengungsi di rumah keluarganya hingga keluar daerah.

“Kini mereka mengisi tenda-tenda yang kosong, sehingga jumlah pengungsi di Petobo tersebut terus bertambah jumlahnya,” kata Alfin. ABS

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish