Pemkab Morut Susun Master Plan

KEMBANGKAN UMKM DAN SOSIAL BUDAYA

0 32

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

MORUT, MERCUSUAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali Utara (Morut) bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya (LP2S) Universitas Muslim Indonesia menggelar seminar hasil master plan pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan bidang Sosial Budaya di ruang rapat Bappelitbangda Morut, baru-baru ini.

Kegiatan itu dilaksanakan untuk mewujudkan visi dan misi Pemkab Morut tahun 2016-2021, yakni ‘Mewujudkan masyarakat Kabupaten Morowali Utara yang sejahtera serta berdaya saing melalui penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan profesional’. 

Demikian dikatakan Bupati Morut, Aptripel Tumimomor saat membuka kegiatan seminar hasil tersebut di di ruang rapat Bappelitbangda Morut.

Hal tersebut, lanjut Bupati, juga sejalan dengan visi dan misi Pemkab Morut dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi  dan investasi melalui penciptaan iklim usaha yang kondusif dan mengentaskan kemiskinan dari pinggiran.

Dijelaskan Bupati, master plan pengembangan UMKM dan sosial budaya merupakan kebijakan Pemerintah Morut untuk menyusun rencana strategis yang sesuai dengan potensi sumber daya serta kondisi di Kabupaten Morut dalam program dan kegiatan  pembangunan daerah yang lebih terarah, terfokus dan terukur.

Kebijakan itu dilakukan karena dalam perjalanannya, kata Bupati, terdapat berbagai kendala yang dihadapi pemerintah untuk mewujudkan rencana (visi-misi) tersebut, terutama belum adanya program sistemastis dan terencana serta terarah dengan jelas yang dituangkan dalam rencana strategis dan siap diterjemahkan dalam rencana tahunan program-rogram kegiatan yang akan diimplementasikan.

Olehnya, Bupati berharap melalui master plan sosial budaya mampu melahirkan gambaran tentang kondisi dan pengembangan serta permasalahan pembangunan sosial budaya Kabupaten Morut lima tahun terakhir.

“Prospek dan kebutuhan pembangunan serta strategis dan kebijakan yang dirumuskan dalam rekomendasi program dan kegiatan yang diperlukan untuk mendorong pembangunan sosial budaya tahun 2019-2034,” ujarnya.

Sasarannya, sambung Bupati, terwujudnya sistem pelayanan kependudukan dan keluarga berencana, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan perempuan dan kepustakaan, serta pembangunan kepemudaan secara terpadu yang saling terintegrasi, efektif dan efisien. VAN

 

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish