Permintaan Jagung Dunia Meningkat

  • Whatsapp
permintaan jagung

LOLU UTARA, MERCUSUAR – Sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk dan diversifikasi sumber energi, permintaan jagung nasional dan dunia meningkat.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Trie Iriany Lamakampali saat membuka Focus Group Discussion terkait upaya meningkatkan produksi jagung dalam rangka mendorong ekspor dan pemenuhan kebutuhan domestik.

Untuk memenuhi permintaan tersebut, kata Trie, Sulawesi Tengah mempunyai potensi lahan sawah dan lahan kering cukup tersedia, petaninya juga cukup berpengalaman dalam teknik budidaya jagung.

Selain itu, agroklimat juga mendukung pertanaman jagung di Sulawesi Tengah. Kemudian, posisi geografis (geo-position) Sulawesi Tengah memudahkan akses distribusi dan pemasaran ke konsumen jagung di regional Pulau Sulawesi dan konsumen antar pulau (Kalimantan, Maluku dan Surabaya).

Sejauh ini, kata Trie, salah satu yang dilakukan pihaknya adalah melakukan kontrol produksi dan pasokan jagung. Mulai dari mengidentifikasi potensi lahan yang sesuai untuk pengembangan jagung, mendorong peningkatan produksi jagung secara kuantitas, kualitas dan kontinyuitas, sehingga mampu memenuhi kebutuhan bahan pangan dan industri.

Meski demikian masih banyak hambatan dalam menjaga pasokan jagung di Sulawesi Tengah, diantaranya usaha tani jagung masih dominan ditanam pada lahan kering sehingga jadwal tanam tergantung pada iklim  atau curah hujan.

Selain itu, persaingan dengan usaha tani komoditas hortikultura dan perkebunan, pertanaman jagung masih tersebar secara spot-spot dengan luas 0,5-2,5 ha, kemudian kurangnya minat petani untuk menanam jagung komposit.

“Belum ada perusahaan yang bergerak diperjagungan juga menjadi salah satu hambatan dalam menjaga pasokan jagung di Sulteng,”katanya.

Staf ahli Menteri Pertanian Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional, DR.Mat Syukur berharap produktifitas jagung di Sulawesi Tengah dapat ditingkatkan.

“Belum lama ini, Kabupaten Tojo Unauna telah berhasil mengeekspor jagung ke Philipina, saya berharap kabupaten yang lainnya dapat mengikuti keberhasilan Touna,” ujarnya, saat FGD di Hotel Santika, Selasa (28/8/2018). ABS

Baca Juga