Pertamina dan Hiswana Migas Salurkan Bantuan

  • Whatsapp
hiswana

PARIGI,MEECUSUAR– Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Parigi Moutong telah membuat ratusan rumah warga terendam air dan ribuan warga harus mengungsi. Banjir yang terjadi pada Senin (13/07/2020) ini terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi di wilayah selatan Kabupaten Parigi Moutong sehingga membuat Sungai Korontua dan Sungai Dolago meluap.

Tergerak oleh kondisi tersebut, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) VII Sulawesi Tengah menggandeng Komunitas Spartan Trail Parigi untuk menyalurkan sejumlah bantuan bagi para korban banjir, Sabtu (18/07/2020).

Bantuan yang diberikan berupa sembako, makanan ringan dan siap saji, air minum serta sejumlah bantuan lain yang dapat dimanfaatkan bagi masyarakat. Pertamina juga membagikan 15 tabung Bright Gas ukuran 5,5 kg dan produk minyak tanah “Mitanku” sebanyak 60 pcs yang bisa digunakan untuk dapur umum yang didirikan di lokasi bencana.

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Sales Area Manager (SAM) Retail Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat (Sultengbar), Uki Atma Nagara, didampingi oleh Ketua Hiswana Migas DPC VII Sulawesi Tengah, H. Ir. Ridwan Rachman, dan perwakilan dari Komunitas Spartan Trail Parigi, Abustan, kepada dua posko bencana di Desa Olaya dan Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi.

Pilihan Redaksi :  BPR Tawarkan Fasilitas Kredit ASN

Secara terpisah, Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Laode Syarifuddin Mursali, mengatakan bahwa selain di dua desa tadi, Pertamina juga secara langsung menyalurkan bantuan kepada masyarakat di lima desa lainnya. “Pertamina bersama Hiswana Migas juga menyalurkan di Desa Boyangtongo, Olobaru, Lemusa, Masari dan Tindaki, Kecamatan Parigi Selatan,” jelasnya.

Kami berharap, lanjut Laode, bantuan yang diberikan ini bisa bermanfaat bagi mereka yang terdampak banjir ini. “Semoga bantuan tersebut sedikit banyak bisa membantu meringankan duka masyarakat yang rumahnya terendam banjir dan kehilangan sumber penghasilan,” pungkas Laode.ABS

Baca Juga