PKBM Kana Mapande – Latih Perempuan Buat Produk Kearifan Lokal

  • Whatsapp
PKBM Kana Mapande

UJUNA, MERCUSUAR – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kana Mapande mengajak puluhan perempuan dari kalangan ibu-ibu dan yang tidak memiliki kerja untuk mengikuti pelatihan pembuatan berbagai produk kearifan lokal yang ada di Kota Palu.

PKBM Kana Mapande Kota Palu melaksanakan pelatihan dengan bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Makanya mereka mengajak sebanyak 25  perempuan yang ada di sekitaran PKBM di Kelurahan Ujuna untuk mengikuti pelatihan tersebut, sehingga nantinya bisa memiliki skill dan pengetahuan untuk membuka usaha sendiri.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  Gubernur Lantik Richard Djanggola Jadi Pj. Bupati Touna

Ketua PKBM Kana Mapande Kota Palu, Ruli Firmansyah mengatakan pelatihan ini baru pertama kalinya dilaksanakan sesuai dengan program dari Kemendikbud RI. “Saat ini kami masih fokus untuk memberikan pelatihan kepada para ibu-ibu dan para janda-janda yang belum memiliki pekerjaan yang beralamat disekitaran PKBM. Jika program ini nantinya sukses kami akan berupaya agar bisa memperluas jaringan untuk memberikan pelatihan di sejumlah Kelurahan yang ada di Kota Palu,” katanya, Sabtu (26/9/2020).

Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih fokus untuk mengembangkan pelatihan pembuatan produk Saronde atau sejenis abon yang terbuat dari berbagai bahan seperti kelapa, kacang dan ubi. Pelatihan tersebut dimulai dari dasar yaitu cara memasak, hingga membuat kemasan yang baik.

Pilihan Redaksi :  Penyintas Minta Perubahan KTP

“Dalam hal pemasaran kami masih akan menjalin kerjasama dengan pihak Disdikbud Kota Palu, nantinya mereka akan melaksanakan pameran, agar kedepannya mereka bisa mengetahui secara baik tentang pembuatan hingga pemesannya yang akan berkerjasama dengan pemerintah,” terangnya.

Saat ini peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 25 orang yang dibagi menjadi lima kelompok. “Kami hanya berupaya untuk bisa memberikan pembekalan dan pelatihan kepada para ibu-ibu agar di masa pandemi ini tetap memiliki usaha yang bisa menambah keuangan mereka di rumah,” tutupnya.UTM

Baca Juga