Presiden Ajak Pemerintah Pusat dan Daerah Bersinergi

Gubernur Jadi Irup Hari Bakti PU

0 55

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

TATURA SELATAN, MERCUSUAR – Presiden Joko Widodo mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mengejar ketertinggalan pembangunan infrastruktur Indonesia, walau pembangunan infrastruktur telah dilakukan besar-besaran dalam lima tahun terakhir di seluruh penjuru negeri.

Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo melalui sambutan tertulis yang dibacakan Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Longki Djanggola dalam peringatan Hari Bakti ke 74 Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) yang dipusatkan di kantor Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Sulteng, Selasa (3/12/2019).

Dalam sambutan itu dikatakan, per 2018 peringkat infrastruktur Indonesia berada di posisi 71 dari 140 negara. Di tingkat ASEAN daya saing infrastruktur Indonesia berada di posisi lima, di bawah Thailand, Brunei, Malaysia, dan Singapura.

Oleh sebab itu, Longki menuturkan, Presiden Jokowi mengajak seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah untuk bersinergi dan menyepakati mana yang tanggung jawab pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan kabupaten/kota.

“Sinergi itu akan berpengaruh besar dalam kesuksesan agenda pembangunan berikutnya,” katanya.

Selama lima tahun ke depan lanjut Gubernur Longki menyampaikan bahwa Indonesia akan membangun 60 bendungan, 1. 000 embung, 500 ribu hektar jaringan irigasi baru, 2.500 kilometer (km) jalan tol, dan 60 ribu km jalan baru.

Peringatan Hari Bakti PU ke-74 yang mengangkat tema “Sigap Membangun Negeri untuk Indonesia Maju” itu dihadiri Kapolda Sulteng Irjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto, Danrem 132/Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita dan undangan lainnya. BOB

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Komentar
Loading...