PUPR Bangun 745 Huntap Tambahan di Tompe

  • Whatsapp
huntap

PALU, MERCUSUAR – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menambah pembangunan hunian tetap (huntap) satelit sebanyak 745 unit untuk korban gempa, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah. Huntap akan dibangun di Desa Tompe dan Lende, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala.
Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Sulteng, Rezki Agung yang dihubungi dari Palu, Rabu (13/1), mengatakan pekerjaan fisik ini dilakukan mulai 2021.
“Kesiapan lahan sudah tersedia, kita tinggal melakukan kegiatan konstruksi,” ujar Agung.
Ia mengatakan pembangunan hunian tambahan ini merupakan komitmen pemerintah dalam melaksanakan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana 28 September 2018 di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala dan sebagian wilayah Parigi Moutong.
Pada kegiatan konstruksi yang diproyeksikan selesai pada  2022, pemerintah daerah ikut memberikan dukungan dalam pembangunan hunian satelit, skema relokasi mandiri maupun hunian tetap yang dibangun di lahan relokasi.
“Di Palu misalnya, Kementerian PUPR membangun 3.358 unit pada lahan relokasi huntap dua di Kelurahan Tondo dan Talise, Kecamatan Mantikulore,” ucap Agung.
Dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi ini, pemerintah memfokuskan kegiatan di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala sebagai daerah yang paling terdampak parah pada peristiwa alam dahsyat dua tahun lalu.
Oleh karena itu, salah satu syarat yang harus terpenuhi dalam penyediaan hunian yakni clear and clean atau kesiapan dan ketuntasan dalam penyediaan lahan supaya tidak terjadi permasalahan di kemudian hari.
Ia menambahkan hunian tetap yang sedang dalam proses pembangunan mencapai 845 unit di paket satu dan hunian tetap skema relokasi mandiri sejumlah 160 unit tahap pertama di Kota Palu.
“Hunian tetap dibangun untuk korban bencana yang kehilangan tempat tinggal akibat dampak gempa, tsunami dan likuifaksi, lalu mereka yang mendapat dana stimulan rumah rusak tidak masuk dalam kriteria penerima hunian tersebut,” kata Agung.ANT

Pilihan Redaksi :  PETI di Parmout  Ditutup

Baca Juga