Satu Pendemo KPU Morowali Tewas

0 48

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

MOROWALI, MERCUSUAR – Demo di kantor KPU Morowali di Desa Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah, menyebabkan satu orang pendemo tewas tertembak oleh aparat keamanan, Jum’at (8/2/2019).

Sementara satu orang lainnya diamankan karena dianggap sebagai provokator.

Demikian rangkaian simulasi pengamanan Pemilu pada 17 April 2019 mendatang di Morowali yang melibatkan TNI/Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan pemadam kebakaran.

Simulasi itu diawali dengan  ratusan orang menggelar aksi demo ke KPU karena tidak puas akibat tidak terlayani dalam proses pemungutan suara di dua TPS di Desa Bahomohoni sebab tak memiliki kelengkapan administrasi untuk menggunakan hak pilihnya.

Pendemo yang mendatangi kantor KPU Morowali menggunakan dua unit mobil pick-up serta puluhan sepeda motor dengan membawa spanduk besar itu, membakar ban bekas.

Aparat keamanan dari TNI, Polri dibantu Satpol PP membuat pagar betis hingga pendemo melakukan perlawanan dengan cara mendorong maupun melemparkan batu kearah petugas keamanan.

Pendemo yang tidak lagi terkontrol menyebabkan aparat keamanan melepaskan tembakan peringatan. namun hal itu tidak diindakan pendemo dan tetap melakukan perlawanan.

Akibat situasi dan kondisi sudah tidak terkendali serta aparat keamanan sudah semakin terdesak, maka dilepaskan tembakan kearah pendemo hingga seorang tertembak. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit namun tak tertolong.

Melihat salah satu rekannya tertembak, pendemo akhirnya mundur setelah sebelumnya juga dilakukan penyemprotan menggunakan watter canon.

TNI SIAPKAN 400 PERSONEL

Dandim 1311 Morowali, Letkol Arh Sabariyandu Kristian Saragih mengatakan bahwa untuk pengamanan Pemilu 2019 TNI menyiapkan 400 prajurit.

Lanjut Dandim, pengamanan pelaksanaan Pemilu mendatang tidak ada wilayah yang menjadi prioritas (pengamanan).

“Tidak ada wilayah yang kita anggap aman atau rawan, semuanya harus tetap diwaspadai dan siaga untuk mengamankan jalannya pileg dan pilpres. Aparat khususnya TNI dari Kodim 1311 Morowali ada sekitar 400 prajurit yang disiapkan” tegasnya. BBG

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish