Sekdaprov: ASB Sangat Peduli Bencana di Sulteng

0 44

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

PALU, MERCUSUAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengapresiasi NGO asal Jerman Arbeiter Samariter Bund (ASB) yang meresepon bencana gempa, tsunami, dan likuefaksi yang melanda Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong (Padagimo) Sulteng, 28 September 2018 silam. Hal itu dikemukakan Sekertaris Daerah Provinsi (Sekdaprov), Mohammad Hidayat Lamakarate saat membuka kegiatan lokakarya sosialisasi dan konsultasi program penguatan kapasitas lokal di Swissbelhotel, Kamis (11/7/2019).

Hidayat menilai lembaga pemberdayaan ASB menaruh kepedulian atas bencana di daerah ini. Ia berharap program – program ASB bisa diperpanjang agar masyarakat semakin mendapat manfaat atas program tersebut.
“Karena capaian hasil – hasilnya akan berkorelasi dengan tingkat kesejahteraan dan daya saing masyarakat,” katanya.
Hidayat menambahkan, ASB sangat konsen memperjuangkan hak – hak penyintas disabilitas. Hal itu bertujuan mewujudkan ketangguhan inklusif.
Konkritnya katanya, pemerintah berencana menambah sarana ramah disabilitas sebab, Ia baru menyadari minimnya fasilitas ramah disabilitas di ruang – ruang publik yang lantas menyulitkan mobilitas mereka. Hidayat menyebutkan, kantor Gubernur direncanakan akan jadi prototype lingkungan ramah disabilitas.

Sementara perwakilan Lembaga Pemberdayaan  ASB, Agnes Patongoan menyampaikan, ASB segera merespon bencana Padagimo dengan membangun sarana Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di 111 lokasi, filterisasi air di 20 lokasi, dan hygiene kit ke penyintas.
Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng, Bartho Lumeus Tandigala. Di mana kegiatan ini mengundang para camat, pokja, dan wakil organisasi disabilitas sebagai peserta. Di mana Ia berharap akan membuahkan umpan balik bagi program – program pemberdayaan ASB yang mencakup Sigi dan Donggala. BOB

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish