Sigi Terima Rp3,2 M dari Kementerian Koperasi

PLUT DAN PASAR RAKYAT

0 13

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

SIGI, MERCUSUAR – Kementerian Koperasi dan UKM menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi untuk Program Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) dan Program Pasar Rakyat sebesar Rp3,2 miliar (M), tepatnya Rp3.250.000.000. Rinciannya, Program PLUT sebesar Rp2,3 M dan Program Pasar Rakyat Rp950 juta.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sigi, Dr Samuel Yansen Pongi mengatakan DIPA PLUT diserahkan oleh Deputi Bidang  Restrukturisasi, Abd Kadir Damanik di Hotel Palace Cianjur, Senin (8/4/2019). Sementara DIPA Pasar Rakyat diserahkan oleh Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Victoria Simanungkalit di Hotel Mercure Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Dijelaskannya, bantuan tersebut merupakan jawaban dari proposal yang diserahkan Bupati Sigi, Moh Irwan Lapatta ke Kementerian Koperasi dan UKM pada akhir tahun 2018.

“Untuk PLUT akan dibangun di komplek perkantoran vertikal tepatnya di belakang Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sigi di Desa Maku, Kecamatan Dolo. Diharapkan PLUT ini menjadi ruang ekonomi baru bagi masyarakat, karena dilokasi tersebut terdapat semua jenis makanan dan oleh-oleh dari Kabupaten Sigi,” jelas Kadis.

Lokasi PLUT, sambungnya, sangat strategis karena berada ditengah-tengah serta di desain untuk menjadi tempat yang ramai dikunjungi semua kalangan mulai dari anak-anak sampai dewasa.

Untuk Pasar Rakyat, lanjut Samuel, akan dibangun di Desa Boladangko, Kecamatan Kulawi.

Dia berharap keberadaan pasar itu dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memasarkan hasil pertanian dan perkebunan dari empat kecamatan, yakni Kecamatan Kulawi, Kulawi Selatan, Lindu dan Kecamatan Pipikoro. “Rencananya pembangunan PLUT dan Pasar Rakyat di mulai bulan Juli 2019, karena saat ini masih proses tender,” tuturnya.

SERAHKAN BAPEM

Selain bantuan PLUT dan Pasar Rakyat, Kementerian Koperasi dan UKM juga menyerahkan bantuan dana hibah atau bantuan pemerintah (Bapem) untuk pelaku usaha sebanyak 50 orang, masing-masing Rp5 juta.

“Bantuan langsung ke rekening penerima,” katanya.

Pihaknya, tambah Samuel, juga sedang mengupayakan bantuan untuk wirausaha pemula yang jumlahnya 25 pelaku wirausaha. Bantuannya itu dalam bentuk modal usaha, masing-masing wirausaha akan menerima Rp10 juta. “Diharapkan masih ada bantuan lain dari Kementerian Koperasi dan UKM,” ujarnya. AJI

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish