SMAN 1 Bungku Pesisir Numpang UNBK

0 79

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

MOROWALI, MERCUSUAR – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mulai dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, Senin (01/4/2019).

Nasib memprihatinkan dialami siswa-siswi asal SMAN 1 Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, karena peserta ujian harus melaksanakan UNBK di SMK Negeri I Bungku Tengah akibat tidak adanya jaringan di wilayah tersebut.

Peserta UNBK pun harus mencari tempat tinggal di rumah keluarga yang berada di wilayah Kecamatan Bungku Tengah untuk menginap selama pelaksanaan ujian yang berlangsung hingga  8 April 2019 mendatang.

Kepala Sekolah SMAN 1 Bungku Pesisir, Syarifuddin Kaseng mengatakan pihaknya tidak hanya terkendala sarana komputer, namun paling utama adalah jaringan internet yang sampai saat ini belum masuk ke Bungku Pesisir.

“Kalau komputer di sekolah kami ada delapan unit, tapi masalah utamanya bukan itu. Jaringan internet lah yang menjadi kendala, karena sampai saat ini tidak bisa dijangkau. Kami berharap agar pemerintah yang mempunyai kewenangan bisa berupaya untuk mengatasi hal ini, sehingga siswa-siswi kami kedepan tidak mengalami kesulitan kalau UNBK, apalagi zaman sekarang ini kan sudah canggih teknologinya. Kalau tidak ditunjang dengan jaringan, ya tidak ada gunanya (komputer),” tandas Syarifuddin.

SMA BHALDA JUGA NUMPANG

Di SMA Negeri 2 Bungku Tengah sebanyak 84 siswa-siswi mengikuti UNBK, terdiri dari 36 siswa dan 48 siswi. UNBK dibagi dibagi dalam tiga sesi.

Selain itu, juga terdapat 13 siswa-siswi dari SMA Bhalda yang menumpang ujian di sekolah itu karena terkendala sarana pelaksanaan ujian.

Kepala Sekolah SMAN 2 Bungku Tengah, Sitti Rabiyah Laonu menjelaskan ujian terpaksa dibagi tiga sesi karena keterbatasan komputer serta adanya siswa-siswi SMA Bhalda ujian disekolah itu.

“Ujian kami bagi dalam tiga sesi karena kendala komputer dan ada 13 siswa-siswi asal SMA Bhalda yang ikut ujian di sini,” jelasnya.

Untuk menjaga ketersediaan listrik, sambungnya, disediakan genset berkapasitas 5.000 watt.  “Ada dua orang petugas PLN yang stand by di sini,” singkatnya. BBG

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish