SMK MUHIPA Akan Buat Hand Sanitizer dari Kelor

0 56

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

PALU-MERCUSUAR  Sekolah Menengah Kejuruan Muhammdiyah Palu (SMK Muhipa) bakal meracik tumbuhan kelor  menjadi sebuah pembersih tangan, dalam produksinya yang kedua.

“Kami memang belum memproduksi hand sanitizer berbahan dasar kelor, karena masih menunggu uji lab, dan sebelumnya kami sudah berkonsultasi dengan PD FASI Sulteng,” tukas Ningsih, sapaan akrab Siti Rahmah.

Sekolah yang dipimpinnya itu, memang memiliki salah satu jurusan, yakni Jurusan Farmasi, yang memiliki kompetensi untuk meracik antiseptik, karena juga memiliki peralatan yang mumpuni.

Mulanya, dia berkonsultasi dengan PAFI, terkait dengan pembuatan hand sanitizer, berbahan dasar kelor, ketika itu, PAFI yang merupakan lembaga yang ikut memantau aktivitas Jurusan Farmasi di sekolahnya, dan saat proses pemantau suhu tubuh, kepada semua anak didiknya.

Sebelumnya pada pekan lalu, SMK Muhipa, sudah memproduksi hand sanitizer, namun belum menggunakan bahan dasar kelor, dengan jumlah yang berbatas, untuk dipakai kalangan sendiri, sambil menunggu hasil uji lab, untuk bahan dasar kelor.

“Kami memang sudah memproduksi, dan dilihat langsung oleh PD PAFI Sulteng, ketuanya pun ikut memantau proses pembuatannya,”ujarnya.

Kemudian ada beberapa hal yang harus dicermati dalam hal pembuatan hand sanitizer, salah satunya adalah efek samping dari hasil produk, pemakaian selama tiga hari, jika terjadi iritasi, maka produk dinyatakan gagal, untuk itu, pada produksi yang kedua nanti, mereka akan mengevaluasi produknya yang pertama, dan kemudian memantapkan, dengan mengambil bahan dasar kelor.

“Alhamdulillah, sejak tiga hari pemakaian, kami tidak mengalami iritasi kulit, berarti produk kami, aman dipakai,” tekannya.

Rencananya, pada produksi selanjutnya, SMK Muhipa, akan melakukan produksi yang lebih banyak lagi, dengan berupaya memaksimalkan produknya, dengan melengkapi alat dan bahan, yang lebih komplit lagi.

Saat ini, pihaknya masih memproduksi dalam jumlah sedikit, bahkan terbatas hanya untuk keluarga besar SMK Muhipa.NDA

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish