Stakeholder Harus Sinergi Sukseskan SP2020

0 130

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

PALU, MERCUSUAR – Seluruh stakeholder harus bersinergi untuk ikut membantu Badan Pusat Statistik (BPS) menyukseskan Sensus Penduduk 2020 (SP2020).

Hal itu ditegaskan Asisten Administrasi Umum Hukum dan Organisasi Setdaprov Sulteng, Moeliono membacakan sambutan tertulis Gubernur saat memimpin Apel Siaga Sensus Penduduk online 2020 di halaman kantor BPS, Jumat (14/2/2020).

Menurutnya, 15 Februari tahap paling penting, yaitu dimulai SP2020. Diawali dengan sensus berbasis online mulai 15 Februari sampai 31 Maret 2020. Kemudian dilanjutkan dengan sensus penduduk wawancara 1 Juli sampai 31 Juli 2020.

Dijelaskannya, setiap negara wajib menyelenggarakaan sensus penduduk minimal 10 tahun sekali sesuai amanat UU Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan rekomendasi Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB). Tahun ini (2020) ada 54 negara, termasuk Indonesia yang akan melakukan SP2020.

“Itu akan menghasilkan data kependudukan yang valid dan akurat dalam penyusanan kebijakan dan perencanaan pembangunan diberbagai bidang,” katanya pada apel yang turut dihadiri instansi terkait, seperti Diskominfo dan Dukcapil Sulteng.

Pelaksanaan SP2020. Lanjutnya, BPS mendapat banyak dapat dukungan, mulai dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, universitas, media massa, tokoh-tokoh nasional, bahkan Presiden RI, Joko Widodo.

“Beliau (Presiden) menyampaikan dukungan penuh pada perancangan pelaksanaan SP2020 di istana negara pada tanggal 24 Januari 2020 yang lalu,” tutur Moeliono.

Olehnya itu, SP2020  harus mampu memberikan hasil yang memuaskan dan memenuhi target yang diharapkan. Hal tersebut dengan memanfaatkan data Dukcapil sebagai data dasar dan penggunaan multimode data collection.

“Pekerjaan besar ini bukan hanya tugas BPS sendiri, tetapi SP2020 adalah tugas kita semua,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, ia juga menegaskan Pemprov Sulteng sangat mendukung SP2020 ini.

“Diharapkan semua pihak berjuang bersama-sama mencatat Sulteng, mencatat Indonesia menuju satu data kependudukan untuk Indonesia maju,” tutupnya. BOB

 

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish