Sudarmi A Pakki Jabat Direktur

RSUD ANUNTALOKO PARIGI

0 20

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

PARMOUT,MERCUSUAR – Bupati Parigi Moutong (Parmout), H Samsurizal Tombolotutu melantik dan mengambil sumpah dokter (dr) Sudarmi A Pakki sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anuntaloko Parigi di Aula lantai II RSUD Anuntaloko Parigi, Rabu (12/6/2019).

Selain Direktur RSUD Anuntaloko, turut dilantik dan diambil sumpah dua Wakil Direktur (Wadir) RSUD Anuntaloko Parigi, yakni Wadir Bidang Pelayanan dan Wadir Bidang Umum. Wadir Bidang Pelayanan dijabat dr Jetye Siwi Hattu, sedangkan Wadir Bidang Umum, dr Nurseri Apt.     

Bupati usai pelantikan dan pengambilan sumpah menjelaskan khusus pengisian jabatan Direktur RSUD Anuntaloko Parigi karena sebelumnya jabatan tersebut kosong usai ditinggalkan dr Nurlela Harate yang pindah ke Palu. Selama kosong beberapa bulan, telah ditunjuk Pelaksana tugas (Plt), dr Agus Suryono Hadi sampai pada pejabat devinitif, dr Sudarmi A Pakki.

Bupati meinta kepada seluruh personel RSUD Anuntaloko agar menjaga keindahan, kenyamanan dan kebersihan rumah sakit tersebut.

Sebab, kata Bupati, RSUD Anuntaloko sangat megah, hingga perlu dirawat dan dijaga dengan baik terutama pelayanannya. 

“Rumah sakit ini sangat megah dan yang terpenting adalah megah juga pelayanannya,” imbuhnya.

Bupati juga menegaskan tidak mau dengar lagi ada keluhan dari pasien terkait pelayanan yang tidak sesuai harapan dan membeda-bedakan status sosial. “Saya tidak mau dengar lagi ada orang dibeda-bedakan di sini, semua sama. Karena rumah sakit ini bukan untuk pejabat tapi untuk masyarakat. Kalau ada masyarakat tidak mampu jangan dipaksa,” tegasnya.

Lanjut Bupati, hasil koordinasi bersama Dirjen Kesehatan di Jakarta bahwa Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Anuntaloko Parigi masih setengah BLUD belum sepenuhnya, sehingga masih ada campur tangan pemerintah. “Sesuai hasil koordinasi bersama Dirjen Kemenkes bahwa Rumah Sakit Anutaloko belum sepenuhnya BLUD. Kalau ingin menjadi sepenuhnya BLU maka tidak ada lagi PNS atau ada PNS tetapi tidak bisa menerima gaji sebagai PNS,” jelasnya.

Saat ini, tambah Bupati, RSUD Anuntaloko telah mempunyai beberapa ruang rehabilitasi medik yang baru. Olehnya ia memberi tantangan 100 hari kerja kepada tiga pejabat yang dilantik agar segera digunakan dan difungsikan dengan sebaik-baiknya, serta minta agar seluruh staf personel RSUD Anuntaloko untuk saling mendukung dan loyal kepada pimpinan.TIA

 

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish