Tikus Serang Padi di Masama dan Toili

0 60

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

BANGGAI, MERCUSUAR – SekirA lima hektare lahan cetak sawah di Desa Purwo Agung, Kecamatan Masama, terserang hama tikus. Lahan yang terserang hama tikus rata-rata berumur 30-60 hari masa tanam. Selain di Masama, hama tikus menyerang padi di Kecamatan Toili.

Koordinator Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman dan Pengamat Hama Penyakit (POPT-PHP) Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Banggai, Aloysius Nasus mengatakan intensitas serangan hama tikus untuk saat ini telah mencapai 20 hingga 30 persen per hektare.

Untuk mengendalikan serangan hama tikus pada tanaman padi, petani menggunakan cara memberikan umpan beracun dan penggunaan penyemprotan asap belerang pada bagian lubang hunian tikus.

Selain itu, petani juga diharapkan aktif membersihkan rumput dan semak di areal pematang maupun yang berada di pinggran kebun.

“Tindakan itu bisa dilakukan secara bersama-sama untuk menekan populasi hama tikus sawah, sehingga tidak terjadi kerusakan tanaman. Kebersamaan dan kekompakan para petani padi sangat diperlukan untuk menekan populasi tikus dan mencegah kerusakan tanaman padi,” terang Aloysius di ruang kerjanya.

Dia mengaku telah meninjau kondisi serangan hama tikus di Desa Purwo Agung, sekaligus memberikan petunjuk teknis kepada petani dalam memerangi hama tikus sawah. “Pengendalian hama tikus ini akan terlaksana dengan baik bila petani mempelajari konsep dasarnya dan menguasai berbagai cara pengendalian,” katanya.

Kondisi terakhir saat ini, serangan hama tikus telah mengalami penurunan, petani telah mulai melakukan upaya pencegahan serangan.

Serangan tilkus juga terjadi di lahan persawahan Kecamatan Toili, tetapi intensitas serangan menurun. Sebab sebagian petani di Toili setelah melakukan penanaman sembari mencegah seragan dengan penyemprotan terhadap lubang maupun sarang tikus.

Upaya yang dilakukan oleh petani berupa cara emposan dengan menggunakan gas 3 kilogram yang dimodifikasi agar dapat digunakan untuk menyemprot ke lubang lubang hunian tikus. BR

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish