UMKM Terima Sertifikat Halal

  • Whatsapp
UMKM Sertifikat Halal

TANAMODINDI, MERCUSUAR – Sebanyak 15 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menerima sertifikat halal yang difasilitasi Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu dalam pembukaan pasar murah yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdagind) Kota Palu di Lapangan Vatulemo, Rabu (14/4/2021). Kegiatan yang berlangsung sejak 14-16 April 2021 itu melibatkan sejumlah pelaku usaha maupun UMKM.

Dalam sambutannya, Kadis Perdagind Kota Palu Syamsul Saifuddin menyampaikan, untuk tahun ini kali kedua, pelaku usaha menerima sertifikat halal yang dikeluarkan secara bertahap berdasarkan proses pengurusan di Perdagind tahun lalu.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  ACT Sulteng dan Global Zakat  Salurkan Paket Pangan, Lebaran dan Zakat Fitrah di Sulteng

“Agenda penyerahan sertfikta halal ini dirangkaikan dengan pembukaan pasar murah, yang merupakan bentuk dukungan Pemkot  melalui dinas bagi para pelaku UMKM. Ini yang kesekian kalinya diberikan sertifikat halal bagi pelaku UMKM sejak beberapa tahun ini,”pungkasnya.

Untuk itu Ia meminta agar para pelaku usaha tetap terus meningkatkan kualitas produk dan kepada para konsumen maupun pembeli produk agar dapat membeli produk yang jelas status halalnya.

“Kemasan harus semakin menarik serta strategi promosi yang handal memanfaatkan peluang pasar,”jelas Syamsul.

Dia juga meminta agar pelaku yang telah mendapatkan ilmu untuk pengurusan sertifikat halal tersebut agar dapat meneruskan atau menginfomasikan kepada pelaku usaha di sekitarnya bagaimana tata cara proses pengurusan sertifikat halal tersebut.

Pilihan Redaksi :  DPD PSI Palu Berbagi 1.000 Takjil

“Prosesnya ini akan diawali terlebih dahulu melalui sosialisasi dan bimtek, sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan,”jelas Syamsul.

 

Antisipasi Stabilitas Harga Komoditi

Menurutnya, pasar murah merupakan wujud kepedulian pemerintah mengantisipasi melonjaknya harga kebutuhan pokok, terutama bahan makanan dan pangan saat ini. Kenaikan harga kebutuhan pokok, yang berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat, sehingga Pemerintah Kota Palu setiap tahun memprogramkan pasar murah.

Ia menjabarkan bahwa ada dua hal yang dapat dimaknai bersama berhubungan dengan pelaksanaan pasar murah yakni tolong menolong dan ekonomi, sehingga diharapkan melalui kegiatan ini mampu meringankan beban hidup masyarakat kita yang kurang beruntung dan upaya tolong menolong kepada masyarakat.

“Jadi tidak hanya di momen Ramadan kali ini saja, namun kita upayakan pascalebaran dan seterusnya kita akan selenggarakan pasar murah,” ungkapnya.ABS

Baca Juga