Vaksinasi Tahap Dua Petugas Publik dan Lansia

  • Whatsapp
FOTO PEMPROV

PALU, MERCUSUAR – Wakil Gubernur, Rusli Dg. Palabbi, didampingi Penjabat Sekertaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulteng, Moeliono dan Kepala Dinas Kesehatan Sulteng, dr. I Komang Adi Sujendera mengikuti rapat secara virtual evaluasi penanganan dan vaksinasi Covid – 19, Senin (22/2/2021).

Dalam rapat itu, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan arahan penting bagi kepala daerah. Arahan tersebut adalah bagi tenaga kesehatan daerah, baik yang belum divaksin maupun batal divaksin, agar difasilitasi mendapat suntikan, jika yang bersangkutan sudah lolos screening.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  OPD Wajib Sajikan Informasi ke Publik

Pemerintah daerah (Pemda) sebut Menkes, melalui Dinas Kesehatan, memastikan vaksinasi tahap kedua kepada petugas publik dan lansia di daerah masing-masing.

“Periode vaksinasi tahap kedua dimulai minggu ini sampai Juni 2021,” katanya.

Selain vaksinasi di fasilitas kesehatan (faskes), pemda dapat membangun sentra-sentra vaksinasi berskala besar, dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan.

Vaksinasi harus diikuti dengan peningkatan testing dan isolasi pasien COVID-19 yang lebih ketat.

“Mohon dukungan bapak ibu kepala daerah semoga saudara-saudara Kita 38 juta rakyat Indonesia target vaksinasi tahap kedua bisa selesai divaksin,” ujar Menkes.

Ia menjelaskan, kekebalan penuh terhadap Covid – 19 baru timbul 28 hari, setelah penyuntikan vaksin kedua, atau 42 hari setelah dua kali disuntik. Hal ini juga meluruskan persepsi keliru selama ini.

Pilihan Redaksi :  Vaksinasi Tahap II, Prioritas Kelompok Rentan

“Jadi kalau ada teman-teman yang sudah divaksin merasa kebal itu agak salah, nanti khawatirnya melupakan protokol kesehatan,” ucapnya.

Sementara, Mendagri RI, Tito Karnavian meminta pemda meningkatkan edukasi dan sosialisasi vaksin kepada masyarakat.

Termasuk melakukan pendataan yang valid kepada calon penerima vaksin dan membuat rencana aksi untuk distribusi dan vaksinasi di daerah. 

Lalu menambah sarana testing dan tempat isolasi pasien Covid-19 yang memadai.

“Kemampuan testing harus ditingkatkan baik dengan rapid antigen maupun Genose yang sedang dikembangkan,” jelas Mendagri Tito.

Menanggapi penyampaian tersebut, Wagub Sulteng, Rusli Dg. Palabbi segera menindaklanjutinya guna kesuksesan vaksinasi di daerah.

“Kami akan segera melaporkan kepada bapak gubernur, mengenai sejumlah arahan dari bapak menteri, mengenai pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat,” tutur Wagub Rusli.

Pilihan Redaksi :  OPD Diminta Paparkan Program Kerja Strategis

Ia mengatakan Pemprov Sulteng akan secepatnya mengambil langkah – langkah kebijakan, guna mempercepat vaksinasi di daerah. Pemerintah akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi untuk kekebalan tubuh dari virus. BOB

Baca Juga