Wabup Donggala Dorong Budidaya Udang Vaname

  • Whatsapp
FOTO WABUP DONGGALA
Di Rumah Saja

DONGGALA, MERCUSUAR – Potensi sumber daya perikanan yang melimpah di Kabupaten Donggala mendapat perhatian serius khususnya dari Wakil Bupati (Wabup) Donggala, Moh Yasin.

Dia sangat optimis jika sektor perikanan darat, seperti tambak udang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.    

Salah satu tambak udang di Desa Surumana, Kecamatan Banawa Selatan yang membudidayakan jenis Udang Vaname atau Vannamei (Litopenaeus vannamei) telah menembus pasar Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.   

Informasi yang disampaikan pengelola tambak ke Wabup saat mengunjungi tambak di Desa Surumana, Kamis (4/7/2019), harga Udang Vaname pada saat ini dapat dijual dalam ukuran kecil, yaitu 1 kilogram (kg) berisi 40 ekor seharga Rp80 ribu dan ukuran besar, yaitu 1 kg berisi 20 ekor seharga Rp120 ribu.

Olehnya, Wabup berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah ini dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan dan mengutamakan kearifan lokal.

Pada kesempatan itu, Wabup mengungkapkan rasa kesyukurannya kepada Allah SWT yang telah memberikan sumber daya alam yang melimpah. Tambak udang yang berdekatan dengan perbatasan Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulewesi Barat itu dinilainya dapat menjadi contoh yang baik untuk menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi masyarakat disekitarnya.

“Dengan adanya kegiatan tambak ini, pasti masyarakat juga akan berlomba-lomba untuk mambangun tambak udang,” ujarnya diampingi Kepala Dinas Perikanan Donggala, Ali Assagaf dan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PKP2) Donggala, Heppy Sri Handayani Noor.

Udang Vaname yang diminati pasar Amerika Serikat itu bisa dikembangkan dengan teknik pola tambak udang tradisional, semi-intensif, maupun supra intensif.

Peran Pemkab Donggala sendiri dalam mendorong beberapa potensi sumber daya alam, diakui wabup sudah cukup maksimal. Namun untuk lebih maksimal lagi masih melihat dari sisi pengelolaan yang lebih profesional dan cakupan luas pemasarannya.  

Pemerintah menurutnya, membutuhkan masyarakat yang memiliki kemampuan berbisnis dan mendorong pemberdayaan masyarakat. Karena hal itu penting buat pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang pada gilirannya pula dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). “Hari ini kita mau mendorong itu dan sudah melakukan beberapa kegiatan termasuk memberi ruang kepada pihak ketiga yang bekerja sama dengan masyarakat. Ini juga bagian dari kerja-kerja pemerintah,” tandasnya. HID

Di Rumah Saja

Pos terkait

Di Rumah Saja