Warga Inginkan Pasar Malam Digelar Rutin

0 13

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

MOROWALI, MERCUSUAR – Selama seminggu pasar malam/pasar murah digelar Pemerintah Kelurahan Lamberea dan Karang Taruna Kelurahan Matano, Kecamatan Bungku Tengah, disambut antusias warga, baik pedagang maupun pembeli. Bahkan warga menginginkan agar pasar malam digelar secara rutin.

Pantauan wartawan Media ini, kegiatan yang digelar di depan Gedung Serbaguna Achmad Hadie itu juga turut berdagang para pedagang dari Makassar, baik pedagang pakaian, sepatu, sandal, barang plastik, aneka kuliner, mainan anak-anak, dan taman bermain.

Harga yang dipatok untuk dagangan pun sangat terjangkau warga karena berada dibawah harga biasanya, hingga pembeli ramai mendatangi lokasi yang buka mulai sore hingga tengah malam.

Salah seorang pedagang pakaian, Aco mengatakan bahwa kedatangan mereka diundang oleh Kelurahan Lamberea dan Karang Taruna Kelurahan Matano serta dukungan dari Pemerintah Kelurahan Matano.

“Beberapa hari lalu, kami berdagang di Bahodopi dalam acara HUT PT IMIP. setelah itu kami diundang kesini, malam ini penutupan dan kami akan bergeser ke Morut (Morowali Utara), tapi awal bulan depan (November), kami diundang lagi berjualan di alun-alun rujab Bupati dalam rangka peringatan Maulid,” jelasnya, Sabtu (19/10/2019) malam.

Sementara, Sekretaris Lurah (Seklur) Lamberea, Ahmad Toppo yang merupakan inisiator sekaligus penanggung jawab kegiatan pasar malam mengungkapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Morowali yang telah mencanangkan program Festival Maulid yang akan dimulai pada bulan November mendatang. Sebab kegiatan pasar malam tersebut terinspirasi dari Program Festival Maulid itu.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Bupati Morowali, sehingga saya terinspirasi mengadakan kegiatan ini  dalam rangka menyambut Maulid, sekaligus menggalang karang taruna Kelurahan Matano agar ada pemasukan kas mereka, juga hiburan bagi anak-anak serta belanja terjangkau Morowali khususnya wong cilik,” ujar Seklur.

Dia berharap pada Festival Maulid bulan November mendatang, para pedagang kembali ikut berpartisipsi memeriahkan acara tersebut dengan mengikuti aturan panitia pelaksana. “Terima kasih juga kepada Camat Bungku Tengah yang mendukung kegiatan ini, Kapolsek, Danramil Bungku Tengah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Matano yang ikut berpartisipasi hingga kegiatan berjalan dengan aman sampai malam penutupan,” tutup Ahmad Toppo. BBG

 

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish