Warga Morowali Diimbau Waspada

0 32

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

MOROWALI, MERCUSUAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali mengimbau warga agar wapada, karena sejak awal bulan April 2019 wilayah Bungku hampir setiap hari diguyur hujan. Mengingat beberapa waktu lalu wilayah Bungku pernah dilanda banjir bandang hingga mengakibatkan putusnya jembatan di Jalan Trans Sulawesi di Desa Ipi, Kecamatan Bungku Tengah.

Selain itu, imbauan juga terkait gempa-gempa susulan yang masih melanda daerah tersebut setelah gempa bumi berkekuatan 6.9 SR berpusat di 1,90 Lintang Selatan dan 122,54 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer pada Jumat (12/4/2019) lalu.

Demikian dikatakan oleh Kepala BPBD Morowali, H Nafsahu Salili pada wartawan Media ini.

Menurutnya, peningkatan curah hujan membuat BPBD Morowali menghimbau pada seluruh masyarakat agar berhati-hati jika melaut, utamanya para nelayan.

“Kami dari BPBD menghimbau kepada seluruh masyarakat utamanya nelayan  kalau pergi mencari ikan di laut agar berhati-hati dengan cuaca ekstrim. Kalau melaut  mencari ikan supaya menyampaikan kepada keluarga di rumah agar diketahui letak tempat mencari ikan. Jangan lupa membawa alat komunikasi, jika terjadi hal-hal yang tidak biasanya agar segera menghubungi  instansi terkait, baik BPBD, tim SAR, Dinas Perikanan atau Dinas Perhubungan,” ujar Nafsahu.

Ia juga menyampaikan pada warga dalam rangka menghadapi musim hujan agar menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya, khususnya tidak membuang sampah di sembarang tempat.

“Wilayah kita ini sedang dilanda musim hujan, jadi kami juga menghimbau dan berharap agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan seperti di sungai atau di jalan, karena jika terjadi hujan akan menyumbat hingga mengkibatkan air meluap. Mari kita jaga sama-sama lingkungan,” imbaunya.

Rafi, salah seorang warga Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, mengungkapkan rasa kekhawatiran dengan musim hujan dan gempa-gempa yang terjadi dalam seminggu terakhir.

Dia mengku tetap waspada dan berserah diri. “Khawatir memang iya, tapi kita harus tetap waspada dan mempersiapkan apa-apa yang perlu dibawa jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Selanjutnya kita serahkan semuanya kepada Allah SWT,” ujarnya. BBG

 

Dapatkan Info berita terupdate Langsung ke perangkat anda, Berlangganan.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish