Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Tabrakan Bus di Ngawi

NGAWI, MERCUSUAR – Jasa Raharja menjamin seluruh korban tabrakan maut antara bus Sugeng Rahayu dan bus Eka Cepat di Jalan Raya Ngawi—Maospati KM 9-10 Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi pada Kamis (31/8/2023).

Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono menyampaikan seluruh korban terjamin oleh Jasa Raharja sesuai amanat Undang-undang No. 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.

Sebagaimana Peraturan Menteri Keuangan RI No.15 Tahun 2017, kata Rivan, korban meninggal dunia mendapatkan santunan sebesar Rp50 juta, yang diserahkan kepada ahli waris sah.

“Sementara untuk korban luka, Jasa Raharja akan memberikan jaminan biaya rawatan dengan mekanisme penerbitan surat jaminan atau guarantee letter, kepada pihak rumah sakit tempat korban dirawat,” ujar Rivan, melalui rilisnya, Senin (4/9/2023).

Rivan mengatakan, santunan tersebut merupakan salah satu wujud kehadiran negara terhadap masyarakat melalui peran Jasa Raharja.

“Tentunya kami turut prihatin dan menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini. Semoga keluarga korban yang ditinggalkan mendapat ketabahan,” ungkapnya.

Rivan menyampaikan, bahwa Jasa Raharja senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik yang mudah, cepat, dan tepat. Oleh karena itu, sesaat setelah mendapatkan informasi kejadian, pihaknya merespons cepat dengan langsung mendatangi lokasi kejadian guna mendata seluruh korban.

Selanjutnya, Jasa Raharja berkoordinasi dengan Kepolisian, dalam hal ini Satlantas, untuk percepatan proses penyerahan santunan.

“Kami tak berhenti mengimbau kepada seluruh pengguna jalan raya, agar selalu waspada dan berhati-hati saat berkendara,” imbuh Rivan.

Kecelakaan tersebut bermula saat bus Eka bernopol S 7551 US dari arah Solo menuju Surabaya dan bus Sugeng Rahayu bernopol W 7572 UY dari arah Surabaya menuju Solo bertabrakan di kawasan Geneng, Ngawi, tepatnya di depan Puskesmas Geneng. Akibatnya, 14 orang mengalami luka dan 3 orang meninggal dunia. Seluruh korban kini sudah dievakusi ke RSUD Ngawi dan Puskesmas Geneng. */IEA

Pos terkait