PALU MERCUSUAR Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono atau yang disapa AHY, melakukan kunjungan ke proyek rehab rekon milik BPJN Sulteng, yakni ruas Jalan Cumi-cumi dan jembatan Palu 4, Kamis (10/7/2025).
Kunjungan tersebut terbilang unik, karena dilakukan di sela-sela kegiatan lari pagi, sehingga suasananya, jauh dari kesan formal, bahkan AHY masih menggunakan baju olahraga, saat melakukan kunjungannya
Dalam pemaparannya, BPJN Sulteng, menjabarkan tentang Jalan Cumi-cumi, kemudian jembatan Palu 4 dan Jalan Raja Moili, yang masih dalam tahap pengerjaan, adalah bagian dari pekerjaan rehab rekon, pasca terjadinya bencana alam di Kota Palu, tahun 2018 silam.
Katanya lagi, dalam pemaparan tersebut, pihak BPJN menguraikan, Jalan Cumi-cumi dan juga Jalan Raja Moili, yang sementara dikerja saat ini, memiliki dua fungsi, selain sebagai tanggul penahan ombak, juga memiliki fungsi sebagai jalan.
di depan jembatan sebelah Utara, atau tepat di tepian pantai, juga dibangun water break, atau pemecah ombak, yangfungsinya akan memecah gelombang tsunami, yang masuk ke pantai, sehingga gelombangnya, tidak membahayakan, saat masuk ke area pantai.
Dan tambahan dari BPJN, anggaran Rp8,3 triliun yang digelontorkan, Itu untuk semua unit kerja , yakni Sumber Daya Air , Bina Marga , Cipta Karya dan Perumahan.
AHY dalam sambutannya, memberikan apresiasi kepada BPJN maupun Pemda Sulteng, dalam upayanya membangun kembali Sulteng, yang sempat porak poranda, dilanda gempa.
“Kita tahu, kalau Sulteng pernah mengalami tragedi kemanusiaan, banyak infrastruktur hancur. Alhamdulillah, hari ini, saya bersyukur bisa menyaksikan upaya rehab rekon, disini, ” urai AHY.
Dia pun berharap agar, semua elemen masyarakat di Sulteng, ikut menjaga semua yang telah dibangun, karena infrastruktur, seperti jembatan dan jalan, plus tanggul, adalah komponen yang sangat berguna dalam menunjang aktivitas, bahkan ikut mendongkrak perekonomian masyarakat.
“Melalui momen ini, saya benar-benar meminta masyarakat, untuk sama-sama menjaga aset ini, ” tutupnya. ( MBH)